//00 – Roda Kehidupan

00 – Roda Kehidupan

CONTOH PRAKTEK RODA KEHIDUPAN

Sepanjang bulan Maret ini, kita akan melakukan saat teduh dengan menggali Firman lebih lagi.
Persiapkanlah Alkitab, alat tulis, buku catatan Anda sebelum Anda melakukan saat teduh. Tulislah setiap jawaban-jawaban atas pertanyaan yang ada dan catatlah apa yang dikatakan Firman Tuhan untuk Anda dan bagaimana Anda melakukan Firman tersebut. Anda dapat menulisnya langsung pada buku ini, atau Anda dapat menulisnya pada buku catatan saat teduh Anda.
Pelajari 3 contoh yang telah ada sebelum Anda melakukan saat teduh di hari pertama, sehingga dapat memberi arahan untuk Anda saat teduh.

Contoh pertama tentang Saat Teduh yang baru : Matius 6:33

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Matius 6:33

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Mengapa ayat ini dimulai dengan kata “tetapi”?
Karena ayat ini berkaitan dengan ayat-ayat sebelumnya tentang kekuatiran (ayat 25-32).

2. Mengapa Kerajaan Allah harus dicari terlebih dahulu?
Kata “dahulu” menunjukkan bahwa pencarian Kerajaan Allah haruslah merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan hidup kita.

3. Apakah artinya mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya?
Mencari Kerajaan Allah artinya adalah mencari hadirat dan pemerintahan Kristus (Raja) atas setiap bidang kehidupan kita. Mencari kebenaran Allah artinya mengusahakan kondisi hati yang benar di hadapan Allah, seperti yang dijelaskan oleh Kristus dalam khotbah di bukit ini (Matius 5:22-48). Kondisi hari yang benar adalah: tidak marah, tidak berzinah di hati, setia dengan pasangannya, jujur/apa adanya, tidak membenci bahkan mengasihi musuh-musuh.

4. Apakah yang dilakukan Tuhan atas orang yang mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya?
Allah pasti menambahkan kebutuhan-kebutuhan (makanan, minuman, pakaian, dsb) yang diperlukan oleh mereka yang mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya.

M3 – Mendengar dan Melakukan Firman Kristus
“Aku mau agar kamu selalu membiarkan hadirat dan pemerintahanKu menguasai seluruh kehidupanmu: roh, jiwa, pikiran, dan tubuhmu. Dalam setiap keadaan, usahakanlah dirimu untuk memiliki sikap hati yang benar. Akuilah segala dosa dan kesalahanmu. Bertobatlah dan kenakanlah kebenaranKu di hatimu.”

* Praktekkanlah ibadah penyerahan diri seperti yang terdapat dalam Roma 12:1 setiap hari (minimal 30 menit).
* Praktekkanlah pembaharuan pikiran (pendalaman Alkitab metode salib) setiap hari (30 menit)
* Praktekkanlah pengakuan dosa dan pembaharuan hati/pikiran setiap hari.
Doa: “Bapa, aku mohon agar aku diberi kasih karunia untuk mengutamakan hidup yang mencari kerajaanMu dan kebenaranMu setiap hari.”

M4 – Membagikan Firman Kristus
Saya ingin membagikan kebenaran ini kepada orang-orang yang membutuhkan:
– Di pemuridan one on one
– Anggota komsel
– Orang-orang lain yang membutuhkan

 

Contoh kedua tentang Saat Teduh yang baru: Matius 7:12-14

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Matius 7:12-14

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Apakah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi?
Inti dari seluruh isi hukum Taurat dan kitab para nabi adalah: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” Ini adalah motif yang mengasihi orang lain seperti diri sendiri. Jadi, isi hukum Taurat dan kitab para nabi menurut Kristus adalah kasih yang bersifat proaktif, bukan pasif. Kalau kita ingin agar orang lain melayani kita, maka kita harus terlebih dahulu melayani. Bila kita ingin supaya orang lain mengerti kita, maka kita harus terlebih dahulu mengerti orang lain.

2. Apakah pintu dan jalan yang sempit itu? Apa pula pintu dan jalan yang lebar itu?
Pintu adalah akses menuju kehidupan, sedangkan jalan adalah proses kehidupan itu sendiri.
Pintu dan jalan yang sempit adalah Kristus sebagai akses menuju hidup yang kekal (Yohanes 10:9-10) dan jalan kehidupan menuju Bapa (Yohanes 14:6).
Akses dan jalan menuju hidup itu sempit, karena hanya melalui satu pintu dan jalan, yaitu Yesus Kristus. Hidup dalam Kristus itu adalah hidup yang tidak nyaman, harus menyangkal diri dan memikul salib.
Sedangkan akses dan jalan menuju kebinasaan itu lebar (banyak alternatif) dan nyaman, karena tidak perlu menyangkal diri dan taat.

3. Sejauh manakah Anda telah mentaati isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi?
Belum sepenuhnya, masih belajar untuk mempraktekkannya tahap demi tahap.

M3 – Mendengar dan Melakukan Firman Kristus
Isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi ini tidak mungkin engkau taati dengan kekuatanmu sendiri. Tidak ada seorangpun yang dapat melakukan hukum Taurat dengan kekuatannya sendiri, namun Kristuslah yang telah menggantikan engkau untuk melakukannya. Engkau pasti mampu melakukannya walaupun harus melalui pintu dan jalan yang sempit itu.
Saya akan menghafat ayat Matius 7:12. Dengan pertolongan Tuhan, saya akan mempraktekkan Matius 7:12 di pernikahan, keluarga, komsel, dan komunitas dimana Tuhan menaruh saya.
Doa: “Tuhan, mampukan saya dengan kasih karuniaMu untuk melakukan Matius 7:12 di dalam kehidupan sehari-hari saya.

M4 –Membagikan Firman Kristus
Saya ingin membagikan pendalaman Alkitab metode salib dan prinsip roda kehidupan ini kepada orang-orang yang saya muridkan.

 

Contoh ketiga tentang Saat Teduh yang baru Lukas 6:43-45

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Lukas 6:43-45

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Hal apakah yang akan dihasilkan oleh pohon yang baik dan hal apakah yang akan dihasilkan oleh pohon yang tidak baik? (ayat 43). Mengapa? (ayat 44).
Pohon yang baik tidak mungkin menghasilkan buah yang tidak baik. Demikian juga pohon yang tidak baik tidak akan menghasilkan buah yang baik.
Prinsipnya: pohon dikenal dari buahnya.
Artinya: pohon tertentu menghasilkan buah tertentu. Buah adalah hasil dari pohon.

2. Hal apakah yang sebenarnya diilustrasikan oleh ayat 44-45 itu? (ayat 44).
Apakah artinya perbendaharaan hati itu?
Sebenarnya yang diilustrasikan sebagai pohon / tanaman-tanaman disini adalah tentang manusia. Manusia yang hakekatnya baik pasti menghasilkan perbuatan-perbuatan yang baik, demikian pula sebaliknya. Jadi, pohon disini berkaitan dengan perbendaharaan yang ada di dalam hati seseorang.
Perbendaharaan adalah tempat menyimpan barang-barang yang berharga. Perbendaharaan hati seseorang adalah memori bawah sadar orang itu. Memori bawah sadar adalah tempat kita menyimpan semua memori masa lalu yang baik maupun yang buruk. Bila kita tidak mengubah memori bawah sadar (implisit dan eksplisit) yang buruk / jahat dari masa lalu kita, maka hidup kita akan terus menghasilkan perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan yang buruk / jahat. Kunci untuk berubah adalah dengan mengubah memori-memori bawah sadar (perbendaharaan) hati / pikiran kita.

M3 – Mendengar dan Melakukan Firman Kristus
Ketika saya berdiskusi dengan teman sharing saya dalam saat teduh ini, Tuhan mengingatkan bahwa ketika saya masih kecil, kira-kira saya berumur 3-5 tahun, ayah saya sering mendisiplin saya dengan cara yang sangat sadis dan penuh kemarahan. Pengalaman-pengalaman itulah yang telah menyebabkan ingatan yang menyakitkan tersimpan di dalam memori bawah sadar saya. Ketika saya dewasa dan memiliki anak laki-laki, saya terkejut karena saya memperlakukan anak laki-laki saya persis seperti ayah saya memperlakukan saya dulu. Setiap kali anak laki-laki saya berbuat salah, maka saya mendisiplin dia dengan sikap marah seperti ayah saya dulu.
Tuhan mengingatkan saya bahwa saya harus mengampuni ayah saya dan melakukan tindakan pembaharuan perbendaharaan hati.”

* Saya mengampuni semua perbuatan ayah saya di masa yang lalu. Saya berjanji untuk mengadakan pembaharuan perbendaharaan hati. Saya akan menolak semua pikiran masa lalu yang menyakitkan dan menggantikannya dengan pikiran baru, yaitu perenungan akan firman Tuhan, sampai pikiran tentang firman Tuhan itu terekam di dalam memori bawah sadar saya.
* Saya mau mempraktekkan prinsip pemulihan hati ini kepada semua orang yang saya muridkan.
Doa: “Tuhan, aku bersyukur bahwa Engkau telah menyatakan memori bawah sadar yang terluka dari masa lalu. Aku berdoa agar Engkau memberikan kasih karunia untuk melakukan pembaharuan pikiran.”

M4 – Membagikan Firman Kristus
Saya ingin membagikan pendalaman Alkitab metode salib dan prinsip roda kehidupan ini kepada orang-orang yang saya muridkan.

 

AYAT-AYAT HAFALAN RODA KEHIDUPAN

1. Roda kehidupan
Yohanes 15:4-5; Matius 28:18-20

2. Kristus pusat hidup
Matius 6:33; Galatia 2:20

3. Iman
Amsal 3:5-6; Ibrani 11:6

4. Ketaatan
Yohanes 14:21; Yakobus 1:22

5. Firman
Yosua 1:8; Matius 4:4

6. Doa
Matius 7:7-8; Filipi 4:6-7

7. Hidup dalam tubuh Kristus
Matius 18:20; Roma 12:4-5

8. Kesaksian
Matius 4:19; Roma 1:16

9. Mengasihi
Yohanes 15:12; Yohanes 13:34-35

10. Pengampunan
Efesus 4:32; Matius 7:1-2

11. Melayani
Markus 10:45; 2 Korintus 4:5

12. Uang
2 Korintus 9:6-7; Lukas 6:38

 

2014-02-22T03:34:43+07:00