//01/11/12 – Orang benar memiliki hati yang berani seperti singa

01/11/12 – Orang benar memiliki hati yang berani seperti singa

Kamis, 01/11/2012

ORANG BENAR MEMILIKI HATI YANG BERANI SEPERTI SINGA

Bacaan Firman
Bacalah Amsal 28:1 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Hal apakah yang terjadi pada orang fasik? (ayat 1a).
2. Siapakah yang memiliki hati yang berani seperti singa? (ayat 1b).

Krisis demi krisis yang terjadi pada hari-hari terakhir ini membuat siapapun merasa gentar menghadapi kehidupan ini. Peristiwa demi peristiwa buruk yang terjadi membuat seseorang bisa panik di dalam menentukan pilihannya. Namun, secara umum hanya ada dua golongan yang memiliki sikap berbeda, yakni golongan orang fasik dan golongan orang benar. Pilihan merekalah yang menentukan posisinya. Di dalam bacaan Saat Teduh kita hari ini, Salomo berkata, “Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa aman seperti singa muda,”(Amsal 28:1). Seseorang yang lari dari masalah yang ada walaupun sebenarnya masalah itu bisa diatasi, maka ia disebut sebagai orang fasik. Mengapa orang fasik? Karena ia tidak percaya bahwa Tuhan menyertai dirinya. Tetapi, orang benar adalah seseorang yang tetap mempercayai Tuhan bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan dirinya. Ia merasa aman seperti singa muda. Mengapa? Karena singa muda biasanya tidak pernah takut untuk mengejar mangsa yang lebih besar seperti sapi atau kerbau. Ia tak akan gentar menghadapi kebisingan yang terdengar di sekitar. Fokusnya hanya satu: mangsa yang ada di depannya. Jadi, jika kita menyebut diri kita sebagai orang benar, maka kita harus memiliki sifat yang berani seperti singa muda. Kita harus berani berkata tidak kepada dosa, ketakutan dan intimidasi. Mengapa? Karena ketika kita menerima Yesus, maka genaplah ayat ini, “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.”(Wahyu 5:5). Kita harus berani dan tegas untuk menghadapi segala tantangan yang ada. Kita adalah pemenang, karena Yesus memberikan kepada kita kemenangan-Nya, sehingga kita lebih dari pemenang. Jadi, jika kita adalah orang benar, maka kita pasti memiliki hati yang berani seperti singa.

Praktek
Evaluasi diri Anda setelah membaca renungan ini: Apakah Anda ketakutan atau Anda mempercayai Tuhan? Buatlah komitmen untuk memiliki ketenangan seperti singa karena Yesus dalam hati Anda.

2012-10-25T04:10:52+00:00