02/01/19

Rabu, 2/1/2019

  • Bacaan: Kejadian 4-6; Matius 4-6
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL: Kejadian 4:25-26; 6:5-8

  1. Siapakah yang lahir setelah Habel dibunuh oleh Kain? Hal apakah yang mulai dilakukan manusia pada saat itu? (Kej. 4:25-26)
  2. Hal apakah yang dilihat Tuhan terjadi di bumi, dan bagaimanakah tanggapan Tuhan atas hal itu? (Kej. 6:5-7)
  3. Siapakah Nuh dan apakah perbedaan Nuh dengan orang-orang yang lain di bumi? (Kej. 6:8-12)

 

Renungan PLĀ  :

Habel adalah orang beriman pertama yang dicatat dalam surat Ibrani (Ibr. 11:4). Ia telah melihat Kristus sebagai Anak Domba Allah. Ia melihat kebenaran ini dari jauh dan ini membuat dia menjadi peternak kambing domba, ia hidup menyembah Allah dengan cara mempersembahkan korban. Sementara itu, Kain tidak beriman; ia mempersembahkan korban sebagai suatu usaha dari dirinya sendiri, dan korban ini tidak berkenan kepada Allah. Karena iri korbannya tidak berkenan kepada Allah, Kain membunuh Habel.

 

Setelah Habel sebagai orang beriman itu mati, dari Adam dan Hawa lahirlah seorang anak yang diberi nama Set. Pada saat itulah manusia memanggil nama Tuhan. Inilah keturunan orang-orang pilihan Tuhan yang akan melahirkan Juru Selamat ke dalam dunia. Meski demikian, manusia di bumi dipenuhi dengan kejahatan dan kecenderungan hatinya selalu berbuah kejahatan. Allah pun menyesal ketika melihat keadaan manusia. Dia menyesal karena manusia tidak diciptakan untuk berbuat jahat, melainkan untuk hidup dalam kasih dan dalam kebenaran. Menyedihkannya, manusia jatuh dan hidup di dalam kerajaan kegelapan.

 

Namun di tengah-tengah kejahatan manusia, Nuh mendapat kasih karunia dari Tuhan. Oleh karena kasih karunia inilah Nuh hidup benar dan tidak bercela. Ia bergaul dengan Allah.

 

Pendalaman PB: Matius 4:12-22

  1. Hal-hal apakah yang Yesus lakukan? Sesuai dengan nubuatan Nabi Yesaya, hal apakah yang terjadi pada bangsa-bangsa yang hidup dalam maut dan kegelapan? ( 22-17)
  2. Siapakah yang Yesus lihat di Galilea? Apa yang Dia katakan pada mereka dan apakah respons mereka terhadap Yesus? ( 18-22)

 

Renungan PB:

Yesus datang ke Galilea setelah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Ia pergi ke padang gurun dan berpuasa. Kemudian, Yesus memberitakan Injil Kerajaan sebagai jawaban bagi bangsa-bangsa yang hidup dalam maut di dalam kerajaan kegelapan. Jawaban itu adalah bertobat. Agar manusia berpindah dari kerajaan gelap dan masuk dalam Kerajaan Allah, manusia perlu bertobat dan percaya kepada Injil Kerajaan. Yesus tidak mau melakukan pekerjaan penginjilan itu sendiri saja, tetapi Dia memanggil murid-murid dan melatih mereka untuk melakukan yang sama. Seperti Bapa mengutus Yesus untuk menyatakan pekerjaan-pekerjaan Bapa yaitu membawa orang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, demikianlah murid-murid diutus untuk melakukan hal yang sama. Murid-murid dipanggil untuk menjadi penjala manusia.

2019-10-12T10:06:38+07:00