//02/11/2022 – Mengasihi dalam Kebenaran

02/11/2022 – Mengasihi dalam Kebenaran

Rabu, 2/11/2022

Bacaan harian setahun:  Yehezkiel 8-9; 1 Korintus 8-9

Mengasihi dalam Kebenaran

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Matius 5:43-48

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Apa standar kasih yang ditetapkan oleh Yesus? (ay. 43-47)
  2. Siapakah teladan kasih yang menjadi patokan kita? (ay. 48)
  3. Sudahkah kita mempraktikkan perintah Yesus ini?

 

Renungan:

Kesempurnaan yang Yesus sebutkan dalam ajaran-Nya ini mungkin terkesan samar dan membingungkan, karena kita tidak memiliki contoh gambarannya di dunia. Namun, konteks sempurna yang Yesus maksud sebenarnya dapat dipahami secara praktis maupun secara prinsip. Mengasihi adalah kesempurnaan dalam konteks praktik nyata sehari-hari yang dekat dengan kehidupan kita sendiri, sedangkan kebenaran merupakan kesempurnaan dalam konteks prinsip yang terjauh dan terluas. Kasih dan kebenaran yang bagaimanakah yang dimaksud dalam ajaran Yesus ini? Yang dimaksud adalah kebenaran yang melebihi kebenaran orang Farisi. Orang Farisi lebih berfokus pada kebenaran yang tampak di luar, seperti kuburan yang dilabur putih, tetapi tidak mementingkan kualitas sejati di dalam hati, sehingga disebut di dalamnya penuh dengan tulang belulang. Di luarnya tampak saleh, padahal di dalam penuh dengan kejahatan. Hati Kristus adalah memiliki kualitas sejati di dalam: hati yang benar, hati yang penuh kebenaran, yang terekspresi dalam perbuatan mengasihi orang yang baik dan orang yang jahat, memberi hujan pada orang baik maupun orang jahat. Marilah kita mempraktikkan kasih seperti yang dipraktikkan oleh Bapa di surga ini, “Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.” Dengan kasih dan kebenaran yang demikian, kita belajar untuk menjadi dewasa dalam Kristus.

2022-10-26T14:42:31+07:00