//02/02/14 – Ibadah yang berguna

02/02/14 – Ibadah yang berguna

Minggu, 02/02/2014

IBADAH YANG BERGUNA

Bacaan Firman
Bacalah 1 Timotius 4:1-2; 7-8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Hal apakah yang dikatakan dengan tegas oleh Roh tentang apa yang akan terjadi di waktu kemudian? (ayat 1-2).
2. Apakah jalan keluar untuk hal tersebut? (ayat 7-8).

Sebelum Tuhan Yesus kembali di akhir zaman, maka akan datang suatu masa yang sangat sukar dan sulit, bahkan sangat mengerikan (2 Timotius 3:1-6). Paulus berkata bahwa akan terjadi banyak sekali pemurtadan, karena mengikuti ajaran setan-setan. Ini adalah peringatan bagi kita sebagai gereja di akhir zaman. Lalu, apakah jalan keluar untuk menghadapi masa sukar ini? Pertama, Paulus berkata bahwa kita jangan berfokus kepada “takhayul dan dongeng nenek-nenek tua,” tetapi “latihlah dirimu beribadah”. Artinya, jangan berfokus kepada ajaran-ajaran yang tidak mengacu pada ajaran Kristus dan ajaran yang sesuai dengan ibadah yang sejati (baca 1 Timotius 6:3-10). Ajaran Kristus atau khotbah di bukit, yaitu transformasi hati adalah ajaran yang mengajarkan kepada kita tentang bagaimana melakukan ibadah yang sejati. Bila kita mempraktekkan ajaran tersebut, maka kita pasti mampu menghadapi tantangan zaman tersebut. Kedua, Paulus menerangkan bahwa ibadah yang dipraktekkan haruslah ibadah yang berguna dalam segala hal. Kata “berguna” di sini menunjukkan ibadah sejati, yang menghasilkan buah. Paulus menulis bahwa pada akhir zaman, banyak orang secara lahiriah akan mempraktekkan ibadah, tetapi pada hakekatnya tidak ada “kuasa ibadah” di dalamnya (2 Timotius 3:5). Ibadah palsu tidak berguna, hanya ibadah sejati yang berguna, karena menghasilkan kuasa. Apakah Anda rindu menjadi imam-imam yang sejati? Praktekkanlah ibadah yang sejati.

Kesaksian berikut meneguhkan hal ini. “Beberapa anggota komsel mencoba berbagai metode untuk mempraktekkan disiplin ibadah sejati (doa dan baca Alkitab), namun selalu gagal. Akibatnya, hidup mereka selalu jatuh bangun dalam dosa dan problem emosi. Pada suatu saat, semua anggota komsel diajarkan untuk mempraktekkan Roma 12:1, seperti yang diajarkan di buku Build! (edisi Multiplication), renungan Selasa, 10 Desember 2013. Sejak hari itu, anggota-anggota yang mempraktekkan cara ibadah tersebut mengalami pertumbuhan rohani yang sangat luar biasa. Hal itu memberikan dampak yang besar terhadap diri, pernikahan, komsel, dan pekerjaan mereka.”

Praktek:
1. Lakukan praktek Roma 12:1 secara konsisten sampai menghasilkan buah-buah yang nyata.
2. Menanam firman di hati: 1 Timotius 4:6-7

2014-01-21T03:37:31+07:00