03/02/19

Minggu, 3/2/2019

  • Bacaan: Imamat 10-12; Kisah Para Rasul 11-13
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

Pendalaman PL: Imamat 11:44-45, Markus 7:18-23

1. Di dalam Perjanjian Lama, bangsa Israel dilarang memakan daging binatang yang haram. Apakah alasan Tuhan untuk melarangnya? Mengapa Allah melarang bangsa Israel memakan binatang-binatang yang haram?  (Im. 11:44-45)

2. Apa kata Yesus tentang hal-hal yang menajiskan orang serta tentang semua makanan? (Mrk. 7:18-23)

Renungan PL:

Ada beberapa alasan mengapa Allah melarang orang Israel memakan binatang-binatang yang haram, yaitu:

1. Membedakan bangsa Israel dengan bangsa lain di sekitarnya:

Bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih sebagai bangsa kudus (dipisahkan bagi Tuhan). Segala hal dalam cara hidup mereka pun harus berbeda dan terpisah; inilah sebabnya soal makanan saja orang Israel berbeda dengan bangsa-bangsa lain yang penyembah berhala.

2. Menjauhkan diri dari penyembahan berhala/politeisme

Bangsa-bangsa di sekitar Israel adalah penyembah berhala. Mereka sudah biasa mempersembahkan binatang-binatang haram (misalnya babi) kepada berhala mereka. Dengan menjauhkan diri dari binatang-binatang tersebut, bangsa Israel lebih mudah menjauhkan diri dari penyembahan berhala.

3. Alasan kesehatan Karena pada masa itu pengetahuan dan teknologi pengolahan pangan belum secanggih sekarang, makanan-makanan haram cenderung menyebabkan berbagai penyakit yang berbahaya. Itulah sebabnya Allah melarang mereka untuk memakan binatang-binatang haram tersebut. Memang setelah penebusan Kristus, umat Tuhan yang telah dikuduskan dari “dalam” oleh darah Kristus, tidak lagi wajib mengikuti hukum binatang haram ini. Namun, boleh saja seseorang mengikuti hukum ini (tidak secara legalistik) dengan alasan kesehatan.

2019-10-12T10:01:31+07:00