//03/05/2022 – Gereja yang Berdampak

03/05/2022 – Gereja yang Berdampak

Selasa, 3/5/2022

Bacaan harian setahun: 1 Tawarikh 29; 2 Tawarikh 1-2; Markus 7-8

Gereja yang Berdampak

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Matius 5:13-16

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Mengapa Gereja diumpamakan sebagai garam?
  2. Mengapa Gereja diumpamakan sebagai terang?
  3. Apa yang harus kita lakukan sebagai garam dan terang? (ay. 16)

 

Renungan:

Garam adalah perasa yang membuat segala makanan tidak lagi hambar sehingga menjadi nikmat. Demikianlah pula Tuhan telah menciptakan segala sesuatu dengan fungsi dan tujuan baiknya masing-masing, seperti pula seharusnya Gereja di tengah-tengah dunia. Gereja seharusnya berfungsi sebagai garam dan terang bagi dunia. Yesus berkata, “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah dia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. … Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.” Garam dan terang adalah fungsi Gereja dalam memberi dampak. Yesus menegaskan bahwa kita harus membawa dampak dan memberi arti bagi dunia ini. Tanpa berdampak, Gereja tidak berarti apa-apa bagi kemuliaan Tuhan. “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.” Mari lakukan fungsi kita sebagai garam dan terang bagi dunia, karena kita adalah Gereja Tuhan, yang telah diberi kuasa oleh-Nya untuk membawa dampak.

2022-04-27T08:08:13+07:00