//03/06/19

03/06/19

Senin, 3/6/2019

  • Bacaan: Ayub 21-23; Kisah Para Rasul 6-7
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PB: Kisah Para Rasul 7:44-60

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan PB:

Dalam perenungan hari ini, kita melihat tiga zaman yang membahas tentang mendirikan tempat kediaman bagi Allah. Yang pertama, Allah memerintahkan Musa membangun kemah menurut contoh yang diterima Musa. Di zaman Daud, Daud memohon supaya diperkenankan mendirikan suatu tempat kediaman bagi Allah Yakub, walaupun akhirnya Salomo yang mendirikan bait Allah. Namun di era Stefanus, dia mengutip apa yang Nabi Yesaya nubuatkan tentang membangun bait Allah, “Tetapi Yang Mahatinggi tidak diam di dalam apa yang dibuat oleh tangan manusia, seperti yang dikatakan oleh nabi: Langit adalah takhta-Ku, dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku. Rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, demikian Firman Tuhan, tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku? Bukankah tangan-Ku sendiri yang membuat semuanya ini?” Yesuslah yang membangun bait Allah dalam hidup setiap orang percaya. Kita adalah bait Allah, sudahkah kita menyadarinya dan hidup mengikuti kesadaran ini?

2019-10-11T12:10:36+07:00