//03/01/17 – Jalan masuk kerajaan Allah

03/01/17 – Jalan masuk kerajaan Allah

Selasa, 03/01/2017

JALAN MASUK KERAJAAN ALLAH

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Kisah Para Rasul 2:34-39

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Apa yang dikatakan (nubuatkan) oleh Daud tentang Yesus “Tuannya”? (ay. 34-35; Mzm. 110:1-2) Jadi, hal apa yang perlu diketahui oleh orang Israel dengan pasti? (ay. 36)

2. Apa yang terjadi ketika mereka mengetahui siapa sesungguhnya Yesus itu? (ay. 37)

3. Apa kata Petrus tentang respons yang seharusnyaada pada mereka agar menyambut dan menerima Yesus yang sekarang telah mereka kenal? (ay. 38-39)

 

PENGAJARAN:

Yesus yang disalibkan oleh orang-orang Yahudi ternyata adalah keturunan Daud yang disebut Tuan pada nubuatan Daud sendiri dalam Mazmur 110:1-2. Alangkah kaget dan sedihnya orang-orang Yahudi yang menyadari bahwa mereka telah menyalibkan Mesias (Kristus) yang dijanjikan itu. Yesus adalah Tuhan (Kurios), artinya penguasa tunggal hidup kita. Artinya,Dialah Raja atau Pemilik Tunggal hidup kita. Tidak boleh ada penguasa atau raja lain yang boleh berkuasa atas hidup kita kecuali Yesus.

Yesus adalah Kristus atau Mesias yang artinya Raja Penyelamat. Meskipun Yesus adalah Raja, Dia telah mati dikayu salib untuk menghapus dosa-dosa kita. Jadi,pada hari Pentakosta-lah Kerajaan Allah datang. Apa respons yang seharusnya dimiliki oleh manusia untuk menyambut dan menerimaSang Rajadan Kerajaannya? Ada tigarespons yang harus ada sebagai jalan masuk ke dalam Kerajaan Allah:

1. Bertobat (kepada Bapa). Bapa adalah Pemilik Kerajaan Allah (1 Kor. 15:24-25), karena itu bertobat berarti kembali kepada Yang Empunya Kerajaan. Bertobat artinya meninggalkan semua penguasa-penguasa (raja-raja) lain yang masih menguasai hidup kita, dan menjadikan Allah satu-satunya penguasa hidup kita.

2. Dibaptis (air) ke dalam Kristus. Kristus adalah jalan menuju Bapa. Jadi, Kristus adalah jalan masuk ke dalam Kerajaan Allah. Dibaptis air artinya kita mengenakan Kristus (Gal. 3:27) Melalui baptisan air, kita mengalami kematian, penguburan, kebangkitan, dan duduk disebelah kananBapa bersama Kristus.

3. Menerima karunia Roh Kudus. Roh Allah yang dulu dihembuskan kepada Adam, karena dosatelah meninggalkan manusia, sehingga roh manusia mati. Karena itu, kita harus kembali menerima hembusan Roh Kudus yang menyebabkan roh kita lahir baru dan Roh Kudus berdiam didalam kita (Yoh. 20:21-23; Ef. 1:13-14; Yeh. 36:26-27).Bukan hanya itu, kita perlu dibaptis denganRoh Kudus sehingga kita dipenuhi oleh Roh Kudus (Luk. 24:48-49; Kis.1:4-5). Tanpa didiami dan dipenuhi oleh Roh Kudus, kita tidak dapat hidup maksimal dalamKerajaan Allah.Mengapa? Sebab Roh Kudus adalah “operator”Kerajaan Allah. Dengan dipenuhi oleh Roh Kudus, kita bisa hidup secara maksimal dan menghadirkan Kerajaan Allah.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2019-10-17T12:26:31+07:00