//03/01/14 – Kantong kulit tua menolak Yesus sebagai imam besar

03/01/14 – Kantong kulit tua menolak Yesus sebagai imam besar

Jumat, 03 Januari 2014

KANTONG KULIT TUA MENOLAK YESUS
SEBAGAI IMAM BESAR

Bacaan Firman
Bacalah Ibrani 3:1-6; Ibrani 7:11-19 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa sebabnya Yesus tidak boleh menjadi Imam Besar dalam sistem Hukum Taurat?
2. Apakah kantong kulit baru, Imamat Rajani, sanggup menerima Yesus sebagai Imam Besar kita? Mengapa?
3. Apa yang sudah berubah dan apa dampak positifnya bagi kita?

Di zaman Yesus, Hukum Taurat dan Imamat Harun-Lewi melarang Yesus menjadi imam, karena imam harus lahir dalam suku Lewi, sedangkan Yesus lahir dari suku Yehuda (Ibrani 7:13-14). Peraturan lama tidak punya kuasa salib, tidak punya urapan Roh Kudus, tidak punya darah korban yang sempurna, tidak punya kuasa penjelmaan, bahkan tidak punya Yesus! Oleh karena itu, peraturan lama tidak membawa pengampunan, kemenangan, perubahan atau kesempurnaan. Apa solusinya? Paulus menulis, “Jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu,” (Ibrani 7:12). Satu-satunya cara Yesus bisa menjadi Juruselamat dan Imam Besar adalah perubahan! Hukum Taurat harus diganti dengan kasih karunia. Imamat suku, yaitu Imamat Harun-Lewi, harus diganti dengan Kerajaan Imam atau Imamat Rajani. Perubahan sistem harus terjadi. Kantong kulit tua harus diganti dengan yang baru, yang Alkitabiah, supaya kita boleh menerima air anggur baru. Inilah tindakan iman kita dalam Abbalove. Bukan berubah cuma untuk berubah atau karena ide baru. Sama sekali tidak! Kita berubah agar sesuai Firman Tuhan. Taat kepada Firman Tuhan membawa peningkatan kuasa Tuhan yang menyanggupkan kita menjadi para pemenang. Apa yang harus berubah agar janji Yesus diwujudkan dalam saya? Apa yang harus berubah agar saya menjadi pemenang jiwa? Apa yang harus berubah supaya keluarga saya diberkati? Apa yang harus berubah supaya saya memenuhi potensi saya sebagai seorang percaya kepada Yesus? Apakah saya mau serupa Yesus? Apakah saya bersedia berubah? Sekaranglah waktunya.

Praktek
Catat sifat-sifat dalam diri Anda yang Anda lihat masih sesuai cara hidup lama, sikap-sikap keras yang sesuai hukum Taurat satu per satu, lalu batalkan! Bawa semuanya di kaki salib dalam doa, tiap hari, sampai Anda mengalami perubahan karena kasih karunia melalui karya salib Kristus.

2013-12-17T03:56:18+07:00