//03/02/17 – Yang terbesar dalam kerajaan Allah

03/02/17 – Yang terbesar dalam kerajaan Allah

Jumat, 03/02/2017

YANG TERBESAR DALAM KERAJAAN ALLAH

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Matius 18:1-5

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Apa yang ditanyakan oleh murid-murid kepada Yesus? (ay. 1)

2. Apa yang Yesus lakukan dan katakan kepada murid-muridnya? (ay. 2-5)

3. Temukan di dalam ayat-ayat ini prinsip-prinsip untuk menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah!

 

PENGAJARAN:

Dalam Lukas 9:46-48, sebenarnya murid-murid Yesus sedang bertengkar tentang siapakah yang lebih besar di dalam Kerajaan Allah. Dapat kita lihat, penyebab murid-murid bertengkar adalah karena mereka berpusat kepada diri sendiri. Itulah sebabnya, mereka ingin memuaskan diri dengan mencari kebesarandirinya. Pertengkaran selalu disebabkan oleh hidup yang egosentris.Hidup yang berpusatkan ego adalah hidup yang bertentangan dengan gaya hidup Kerajaan Allah. Kerajaan Ego adalah musuh utama Kerajaan Allah. Lalu, apakah kita tidak boleh berniat menjadi yang terbesar? Boleh sekali, tetapi motifnya bukan untuk kepentingan Ego kita,melainkan untuk memuliakan Raja kita. Marilah kita melihat bagaimana cara hidup maksimal dan menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah.

Yesus menyatakan bahwa jika kita tidak bertobat seperti anak kecil, kita tidak bisamasuk kedalam Kerajaan Allah. Apa artinya bertobat seperti anak kecil? Bertobat (metanoia) artinya berbalik arah 180 derajat. Berbalik dari penguasa hidup yang lama kepada penguasa hidup yang baru. Jadi, jika kita tidak meninggalkan penguasa-penguasa hidup lama: dosa, setan, dunia dan ego, maka kita tidak memiliki penguasa hidup baru yaitu Yesus. Walau kita telah bertobat, ego kita tidak hilang dan kita perlu terus-menerus diperintah oleh Kristus. Setelah masuk dalam Kerajaan Allah, kita harus terus-menerus merendahkan diri seperti anak kecil. Jika kita terus-menerus berlaku demikian, kita akan hidup maksimal dan menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Allah.

2019-10-17T12:20:19+07:00