//03/07/13 – Bersaksi dengan penuh kuasa

03/07/13 – Bersaksi dengan penuh kuasa

Rabu, 03/07/2013

BERSAKSI DENGAN PENUH KUASA

Bacaan Firman
Bacalah Kisah Para Rasul 2:14-40 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Bagaimana cara Petrus bersaksi? (ayat 22, 36).
2. Menurut Anda, seperti apakah hasil kesaksian yang diberikan oleh Petrus?(ayat 38-40).

Dalam renungan Saat Teduh hari ini, kita membaca kotbah Petrus di hari Pentakosta sebagai contoh kesaksian pribadi setelah ia diperlengkapi dengan kuasa dari tempat yang mahatinggi. Sebelum hari Pentakosta, salah satu sifat yang paling menonjol dari Petrus adalah penakut, sehingga ia menyangkal Yesus. Namun setelah mengalami kepenuhan Roh Kudus, yang merupakan janji Bapa bahwa mereka akan diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi, Petrus tampil sebagai seorang pemberani yang mengkotbahkan Injil tentang kebangkitan Yesus dengan luar biasa. Petrus yang penakut menantang orang-orang Yahudi, “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini,”(ayat 14). Perubahan sifat yang luar biasa ini terjadi dalam sekejap. Petrus menantang para pendengar, “Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus,”(ayat 22, 36). Hati pendengar yang tergugah oleh kotbah Petrus ini berkata, “Apakah yang harus kami perbuat,..?”(ayat 37). Itulah kuasa Allah. Pendengar tidak sanggup bertahan di hadapan kuasa Allah yang mahatinggi. Untuk itu, Petrus mentantang mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita,”(ayat 38-39). Petrus memberi penekanan pada kesaksiannya, “Sebab bagi kamulah janji itu. Apa dampak dari kesaksian Petrus yang penuh kuasa ini?” Lihatlah laporan Lukas, “Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa,”(ayat 41).

Praktek.
Evaluasi diri: Sudahkah Anda bersaksi dengan penuh kuasa dari pengalaman Anda dengan Tuhan? Jika belum, mengapa?

2013-06-29T02:23:58+07:00