//03/11/13 – Tanah hati yang baik

03/11/13 – Tanah hati yang baik

Minggu, 03 November 2013

TANAH HATI YANG BAIK

Bacaan Firman
Bacalah Markus 4:26-29 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang dilakukan oleh si penabur benih? (ayat 27). Apa yang terjadi dengan benih yang ditanam dan mengapa? (ayat 27-28).

2. Apa yang terjadi pada musim menuai? (ayat 29).

Inilah janji Tuhan bagi orang yang mempraktekkan ajaran Yesus (khotbah di bukit). Ketika mereka mempraktekkan ajaran Yesus, maka mereka menjadi orang yang memiliki tanah hati yang baik. Tanah hati yang baik tidak perlu bergumul keras untuk menghasilkan buah. Ia cukup menabur benih dan beristirahat. Selanjutnya, benih yang tertanam akan bertumbuh dengan sendirinya. Wah, firman Tuhan memiliki kuasa untuk bertumbuh dengan sendirinya. Ia bahkan tidak tahu bagaimana terjadinya. Sebab pikiran bawah sadar adalah sebuah alam yang tidak disadari, tapi sangat dahsyat. Bila firman Tuhan telah tertanam di pikiran bawah sadar, maka ia pasti menghasilkan buah secara otomatis. Kita tidak perlu bergumul keras dengan kekuatan sendiri. Firman Tuhan memiliki kuasa untuk menghasilkan buah dengan sendirinya. Apakah Anda ingin berbuah? Tanamlah benih firman yang sesuai dengan buah yang Anda ingin hasilkan.
• Bila kita rindu menuai buah kekudusan, tanamlah benih firman tentang kekudusan di hati yang baik.
• Bila kita ingin menuai buah kesembuhan/ mujizat, maka kita harus menanam firman tentang kesembuhan/ mujizat di hati yang baik.
• Bila kita ingin menuai buah Roh, maka kita harus terus-menerus berjalan dalam Roh, sehingga pikiran-pikiran Roh (firman Tuhan) tertanam di dalam hati yang baik.

Praktek
1. Apakah yang perlu Anda perhatikan dan lakukan agar Anda menjadi tanah yang baik?
2. Menanam firman Tuhan: Renungkan dan perkatakan secara berulang-ulang Mazmur 1:1-3

2013-10-22T04:51:40+07:00