//03/12/13 – Ibadah yang sejati

03/12/13 – Ibadah yang sejati

Selasa, 03 Desember 2013

IBADAH YANG SEJATI

Bacaan Firman
Bacalah Roma 12:1-2 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apakah ibadah yang sejati itu? (ayat 1).
2. Nasihat apakah yang selanjutnya diberikan kepada kita? (ayat 2).

Inti dari ibadah yang sejati adalah mempersembahkan tubuh. Mengapa hal itu disebut sebagai ibadah yang sejati? Karena mempersembahkan tubuh adalah esensi yang terpenting dari semua jenis ibadah (ibadah raya, ibadah komsel, ibadah pribadi dan ibadah-ibadah lain). Tanpa mempersembahkan tubuh, maka semua ibadah yang lainnya akan sia-sia. Ibadah yang dilakukan tanpa mempersembahkan tubuh adalah ibadah yang tidak berguna, bahkan tidak memiliki kuasa ibadah (baca 1 Timotius 4:7-8; 2 Timotius 3:5). Paulus memberi peringatan bahwa pada akhir zaman, banyak orang yang secara lahiriah menjalankan ibadah, tetapi mereka tidak mengalami kuasa ibadah itu sendiri. Apakah kuasa ibadah itu? Kuasa ibadah itu adalah kuasa yang mengubah hidup kita pada saat kita berjumpa dengan Tuhan. Artinya, pada akhir zaman banyak orang yang kelihatannya mempraktekkan ibadah. Mereka ikut ibadah raya, ibadah komsel, rajin bersaat teduh, bahkan berpuasa, tetapi sama sekali tidak menghasilkan keintiman dengan Tuhan. Mereka tidak mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Akibatnya, mereka tidak mengalami kuasa perubahan hidup yang sebenarnya. Mereka tetap berperilaku seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah. Jadi, kita harus berubah.

Praktek
1. Mulailah mempersembahkan tubuh Anda dan segala yang ada di dalamnya kepada Tuhan setiap hari. Praktekkanlah mulai sekarang.
2. Renungkan berulang-ulang Roma 12:1-2. Doakanlah ayat tersebut agar terjadi dalam hidup Anda.

2013-11-23T02:56:35+07:00