Rabu, 4/9/2024
Bacaan harian setahun: Yesaya 15-16; Matius 25-26
Menyadari Kehadiran Tuhan (2)
M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus
2 Korintus 4:1-12
M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
- Menurut ayat 10, siapakah yang dibawa oleh Paulus di dalam tubuh mereka?
- Mengapa Paulus harus terus-menerus menyerahkan diri ke dalam tangan Tuhan?
Renungan
Dalam renungan hari ini, kita terus berlatih untuk menyadari kehadiran Yesus di dalam kehidupan kita. Paulus berkata, “Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.” Menyadari kehadiran Yesus adalah penting bagi kita agar kita tidak tawar hati ketika menghadapi kesulitan dalam hidup ini tiap hari. Paulus menulis, “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.” Paulus bisa bertahan dalam situasi seberat itu karena, “Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.” Nah, kunci utama untuk menyadarkan kita akan kehadiran Tuhan adalah sadar bahwa kita selalu membawa Yesus di dalam tubuh kita yang fana ini setiap hari. Ketika menyadari hal ini, kita sebagai murid Kristus pasti berani dan kuat dalam menghadapi segala tantangan dan kesulitan, karena tahu Yesus menyertai kita.