//04/01/14 – Perubahan berdasarkan kuasa Roh Kudus

04/01/14 – Perubahan berdasarkan kuasa Roh Kudus

Sabtu, 04 Januari 2014

PERUBAHAN BERDASARKAN KUASA ROH KUDUS

Bacaan Firman
Bacalah Zakharia 4:1-14; 2 Korintus 3:18; Ibrani 7:16 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa arti penglihatan Zakharia untuk Gereja masa kini?
2. Apakah kita sanggup melakukan kehendak Allah, menurut kuasa kita sendiri?

Seratus tahun lalu, pada tahun 1910, para missionaris dari berbagai bangsa berkumpul di Edinburgh, Inggris. Mereka meminta gereja-gereja berhenti mengekspor perpecahan ke ladang misi. Mereka menyatakan bahwa perpecahan-perpecahan tersebut menghalangi pemberitaan Injil. Masalahnya adalah semua gereja ingin menampilkan mereknya sendiri. Roh persaingan yaitu kedagingan, adalah musuh persatuan dan penggenapan Amanat Agung. Itulah sebabnya, Yesus telah mendoakan persatuan gereja (Yohanes 17:20-23), agar semua orang boleh percaya. Tetapi bagaimana kita berubah menjadi seperti yang Yesus inginkan? Pada waktu itu para missionaris merindukan : (1). Persatuan Tubuh Kristus yang nyata dan yang kelihatan. (2). Satu komunitas orang percaya di setiap desa atau RW sebagai gereja kesaksian. (3). Satu persekutuan perjamuan kudus di setiap lokalitas. (4). Semua orang percaya dengan iman dan berkomitmen pada Injil. (5). Persatuan semua gereja lokal di seluruh dunia sebagai satu Tubuh Kristus dalam persatuan. Visi mereka belum tercapai. Apa kita mau melihatnya tercapai di generasi kita? Dalam penglihatan Zakharia, ia melihat Tubuh Kristus, ke-7 kandil emas (bd.Wahyu 1:20). Yesus adalah Kepala (Cawan) yang menyalurkan urapan Roh Kudus (minyak) ke dalam Gereja-Nya. Ke-2 saksi Yesus ada di kiri-kanan-Nya untuk menguatkan-Nya (bd. Wahyu 11:3-4; Lukas 9:29-30; 22:43). Kesimpulannya, perubahan hanya bisa terjadi oleh kuasa Roh Kudus dan bukan dari kekuatan daging manusia. Jangan berusaha dengan kekuatan sendiri, karena kita pasti gagal. Kita harus belajar mengimani Firman Tuhan dan bersandar kepada kuasa Roh Kudus. Dialah yang mempersatukan dan menyempurnakan orang-orang percaya. Ini tidak akan dihasilkan karena ketaatan kepada peraturan manusia, melainkan karena kuasa hidup yang tidak berkesudahan, yaitu, kuasa Roh Kudus.

Praktek
Kita tahu bahwa kita tidak mampu mengubah diri kita sendiri, tetapi apa Anda mau berubah? Apakah Anda bersedia menyerahkan diri di atas mezbah Tuhan (Roma 12:1-2), dan meminta Dia mengubah hidup dan pikiranmu? Lakukanlah tiap hari, dan perubahan itu akan terjadi tiap hari – sedikit demi sedikit! Renungkan Zakharia 4 dan pahami bahwa inilah visi Tuhan untuk kita pada akhir zaman.

2013-12-17T03:58:30+07:00