//04/02/14 – Ibadah yang murni dan tak bercacat

04/02/14 – Ibadah yang murni dan tak bercacat

Selasa, 04/02/2014

IBADAH YANG MURNI DAN TAK BERCACAT

Bacaan Firman
Bacalah Yakobus 1:26-27; Roma 15:1-2 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang perlu diperhatikan oleh orang yang menganggap dirinya beribadah? (Yakobus 1:26). Apa itu ibadah yang murni dan tak bercacat (lengkap)?
(Yakobus 1:27).
2. Hal apakah yang wajib dilakukan oleh orang-orang yang lebih kuat? (Roma 15:1-2).

 

Ibadah bukanlah sekedar melakukan suatu ritual agama secara pribadi maupun korporat. Inti utama dari ibadah adalah: (1). Menjaga agar seluruh hidupnya (hati, jiwa, akal budi, dan tubuh) tidak tercemar oleh dunia; (2). Menolong dan memperhatikan orang-orang yang lemah (misalnya: yatim piatu dan janda-janda yang kesusahan). Jadi, ibadah tidak berhenti sampai menjaga diri sendiri, tapi juga menolong orang-orang yang lemah dan belum bertumbuh. Inilah ibadah yang lengkap. Tanpa yang kedua, yang pertama saja tidak lengkap.

Wujud nyata yang dapat kita praktekkan di jemaat lokal, komsel, dan di market place adalah memuridkan orang lain yang belum bertumbuh. Pertolongan yang dapat kita berikan kepada orang-orang yang lemah adalah dengan memuridkan mereka, agar mereka menjadi kuat dengan mengikut Yesus. Contohnya adalah kesaksian berikut ini. “Beberapa anggota komsel di salah satu jemaat lokal bersaksi bahwa sejak ia bertanggung jawab memuridkan jiwa-jiwa baru yang belum bertumbuh, maka mereka sendiri ikut bertumbuh dengan pesat. Mereka berkata bahwa setelah memuridkan seseorang, maka semua pelajaran yang mereka terima menjadi lebih bermakna. Sejak memuridkan seseorang, mereka sendiri sangat terdorong untuk menjadi pelaku firman. Ketika mendengar persoalan-persoalan dari orang-orang yang mereka muridkan, maka Tuhan menggunakan kekurangan-kekurangan yang ada pada orang-orang yang dimuridkan itu untuk mengungkapkan kekurangan-kekurangan yang sama seperti yang ada pada diri mereka, sehingga mereka cepat mengalami perubahan hidup dibandingkan dengan sebelum memuridkan.”

Praktek:
1. Sudahkah Anda dimuridkan dan memuridkan orang lain? Buatlah target pada tahun ini untuk mempraktekkannya.
2. Menanam firman di hati: Roma 15:1-2

2014-01-21T03:40:55+07:00