//04/04/13 – Ada apa di kota Yerusalem?

04/04/13 – Ada apa di kota Yerusalem?

Kamis, 04/04/2013

ADA APA DI KOTA YERUSALEM?

Bacaan Firman
Bacalah Mazmur 51:20; 122:6; 137:5; Nehemia 2:17; Kisah Para Rasul 1:8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan renungan
1. Apa yang dilupakan oleh pemazmur? (Mazmur 51:20; 122:6; 137:5). Bagaimana dengan Nehemia? (Nehemia 2:17).
2. Apa yang terjadi pada murid-murid saat menunggu di loteng Yerusalem? (Kisah Para Rasul 1:8).

Pemazmur lupa membangun tembok-tembok Yerusalem, sehingga banyak penyusup yang masuk ke dalamnya. Pemazmur juga lupa berdoa buat kesejahteraan Yerusalem, sehingga kota yang dijuluki ‘damai sejahtera’ ini kehilangan damainya karena penyusup masuk ke dalam. Inilah gambaran di mana Yerusalem menjadi pusat perhatian Tuhan. Demikian juga Yerusalem rohani harus menjadi perhatian kita. Jangan membiarkan tembok-temboknya roboh, karena penyusup bisa masuk dan mengambil damai sejahtera kita, sehingga kita bisa berbuat dosa. Apa yang harus kita lakukan? Ikutilah teladan Nehemia yang berdoa dan berpuasa untuk mencari hikmat Tuhan, sehingga tembok-tembok Yerusalem bisa dibangun kembali. Dengan demikian, semua orang bisa memiliki damai lagi. Ingat, Tuhan menyertai Nehemia dengan anugerah yang luar biasa, dan raja memberi izin kepada Nehemia untuk kembali membangun tembok Yerusalem. Tuhan juga mulai menggerakan bupati, nabi, imam dan rakyat untuk membantu Nehemia menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik. Begitu pula dengan kerohanian kita! Sebelum diutus menjadi saksi Tuhan, kita perlu dibangun menjadi tempat kediaman Allah. Kata Paulus, “karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh,”(Efesus 2:18-22). Sesudah kita diperlengkapi dengan kuasa Roh Kudus, kita diutus menjadi saksi dengan tanda-tanda yang menyertai (Markus 16:17-18), baik di Yerusalem, juga di Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kisah 1:8). Kita menjadi saksi bagi orang-orang yang belum mengenal Yesus. Mari siapkan diri untuk dibangun dan diutus bagi Kerajaan Allah.

Praktek:
Bagian manakah dari hidup Anda yang sudah roboh? Masuklah dalam komunitas sel yang bisa membangun kembali kerohanian Anda. Kita harus dibangun dan diutus bagi Tuhan.

2013-03-27T07:27:27+07:00