//04/11/13 – Dipulihkan dalam komunitas agape

04/11/13 – Dipulihkan dalam komunitas agape

Senin, 04 November 2013

DIPULIHKAN DALAM KOMUNITAS AGAPE

Bacaan Firman
Bacalah Lukas 6:37-42 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apakah pengajaran Kristus tentang penghakiman dan penghukuman? (ayat 37-38).

2. Apa yang dimaksud dengan selumbar dan balok? (ayat 41). Apa yang terjadi bila mata seseorang tertutup oleh balok? (ayat 39-40). Bagaimana cara mengeluarkannya? (ayat 42).

Manusia tidak mampu untuk menghakimi dan menghukum dengan adil. Hanya Tuhan yang mampu melakukannya dengan adil. Jika kita mencoba untuk menghakimi dan menghukum, maka kita telah berdosa, karena kita telah mengambil hak Tuhan. Akibatnya, kita telah mengenakan balok di mata kita, maka dosa kita (balok) lebih besar dari dosa yang kita hakimi (selumbar). Dengan balok di mata kita, kita menjadi buta. Kita tidak dapat melihat jelas selumbar di mata saudara kita dan mengeluarkannya. Balok adalah sikap menghakimi/ menghukum, sedangkan selumbar adalah dosa, kekurangan, kelemahan, kebiasaan buruk yang dapat dirasakan, tetapi tidak dapat disadari penyebabnya. Selumbar adalah hal-hal yang tersimpan di pikiran bawah sadar, yaitu semak-semak duri yang menyebabkan kita mengulangi dosa-dosa / kebiasaan-kebiasaan buruk tertentu. Di zaman dahulu, tidak ada cermin yang bening, tetapi samar-samar (1 Korintus 13:12). Karena itu, selumbar hanya dapat dilihat dan dikeluarkan oleh orang lain, yaitu saudara kita. Bila kita menjadi komunitas yang saling menghakimi, maka pikiran-pikiran bawah sadar yang paling buruk tidak bisa dilihat dan dikeluarkan. Bila kita saling mengasihi (komunitas agape), maka kita dapat saling menolong untuk menemukan dan mengeluarkan pikiran-pikiran bawah sadar yang buruk. Mari, kita lakukan dengan sungguh-sungguh agar benar-benar mengalami kemerdekaan di dalam Tuhan.

Praktek
1. Apa yang perlu kita lakukan untuk menjadi komunitas yang tidak saling menghakimi/ menghukum?
2. Menanam firman Tuhan: Renungkan dan perkatakan Lukas 6:37-38.

2019-10-06T23:44:05+07:00