05/04/19

Jumat, 5/4/2019

  • Bacaan: 2 Samuel 16-18; Wahyu 1-2
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PB: Wahyu 2:1-7

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan:

Wahyu kepada Yohanes ditulis pada masa orang-orang Kristen dianiaya karena percaya pada Yesus Kristus sebagai Tuhan. Maksud utama surat ini adalah memberi harapan dan semangat kepada setiap murid Kristus agar tetap percaya meski ditekan dan dianiaya. Isi kitab ini sebagian besar terdiri dari rangkaian pewahyuan dan penglihatan yang terima Yohanes, dengan penyampaian menggunakan bahasa lambang, yang dipahami oleh orang Kristen pada masa itu. Tuhan menghibur, “…baik jerih payahmu maupun ketekunanmu…. Engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya mereka adalah pendusta. Engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.” Saat kita sudah mulai meninggalkan kasih mula-mula, kita sudah jatuh. Itulah saatnya kita perlu bertobat dan mengobarkan ulang kasih mula-mula kita. Mengapa? Kata Tuhan, “Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.”

2019-10-12T09:43:49+07:00