05/05/19

Minggu, 5/5/2019

  • Bacaan: 2 Tawarikh 6-8; Markus 11-12
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL: 2 Tawarikh 7:11-22

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan PL:

Setelah menyelesaikan pembangunan rumah Tuhan, Salomo menjadikan rumah itu sebagai rumah doanya kepada Tuhan dan Tuhan mendengar doa Salomo. Bahkan Tuhan berkata pada ayat 15-16, “Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini. Sekarang telah Kupilih dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal di situ untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.” Tuhan berdiam dalam rumah Tuhan yang dibangun Salomo, karena Salomo membangun keintiman dengan Tuhan di rumah itu. Sebagaimana Salomo menjadikan rumah Tuhan sebagai rumah doanya, kita pun merupakan rumah doa; kita perlu membangun doa dan keintiman dengan Tuhan setiap hari. Ini sejalan dengan perkataan Paulus, “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1 Kor. 3:16). Mari bangun keintiman dengan Tuhan setiap hari dalam rumah doa kehidupan kita masing-masing.

2019-10-12T09:34:13+07:00