Rabu, 5/6/2024
Bacaan harian setahun: Ayub 33-35; Kisah Para Rasul 14-15
Murid Sejati, Terang di Tengah-Tengah Dunia
M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus
Matius 5:14-16
M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
- Apa yang terjadi jika terang berfungsi? (ay. 14)
- Apa yang harus kita lakukan sebagai terang? (ay. 15)
- Mengapa kita harus berfungsi sebagai terang? (ay. 16)
Renungan
Selain garam, Yesus mengumpamakan para murid-Nya sebagai terang dunia, “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.” Itulah peran dan fungsi kita sebagai murid Kristus: menerangi dunia ini. Coba tanyakan pada diri sendiri: apa yang terjadi jika terang kita disembunyikan atau terhalang oleh sesuatu? Pasti tidak bisa berguna bagi orang lain. Itulah sebabnya, Yesus berkata, “Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.” Mari, kita harus memahami peran kita sebagai terang. Yesus berkata, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga.” Kita tentu rindu bahwa Bapa di surga dimuliakan lewat perbuatan baik yang kita tunjukkan sebagai terang kepada orang lain.