//05/12/15 – Siapakah yang mau diutus?

05/12/15 – Siapakah yang mau diutus?

Sabtu, 05/12/2015

SIAPAKAH YANG MAU DIUTUS?

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus
Nehemia 2:1-20.

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

1. Mengapa hati Nehemia sedih ketika ia berdiri di hadapan Raja Artahsasta? (ay. 1-3)

2. Ketika menerima beban dari Tuhan, bagaimana respons Nehemia? (ay. 4). Apa yang dilakukan oleh Nehemia kepada Raja Artahsasta? (ay. 5-9)

3. Apa tindakan Nehemia ketika ia tiba di Yerusalem? (ay. 11-16)

4. Apa komitmen Nehemia? (ay. 17-18)

 

Nehemia memiliki hati yang peduli kepada sesama yang mengalami kesulitan, maka dia sedih dan menangis ketika mendengar bahwa pintu gerbang dan tembok Yerusalem dirubuhkan oleh musuh-musuh. Rasa peduli itulah yang melahirkan keberanian dalam hati Nehemia untuk menghadap Raja Artahsasta dan meminta raja untuk mengutus dia. Nehemia tahu bahwa tembok dan pintu gerbang yang runtuh ini dapat menjadi cela dan membuat kota tidak memiliki pertahanan, sehingga penduduk Yerusalem akan hidup dalam kesulitan, ketakutan dan ketertindasan. Demikian juga dengan hidup banyak anak Tuhan yang saat ini tidak ada tembok perlindungan, bahkan terikat dengan banyak hal seperti kenajisan, pornografi, keterikatan, perzinahan, dan lain-lain. Apakah kita memiliki hati seperti Nehemia dan siap diutus untuk membangun kembali pintu gerbang dan tembok-tembok perlindungan, baik di dalam hidup kita sendiri maupun di dalam hidup orang-orang lain?

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2015-11-27T02:08:14+07:00