//06/02/14 – Ibadah dan komunitas sel

06/02/14 – Ibadah dan komunitas sel

Kamis, 06/02/2014

IBADAH DAN KOMUNITAS SEL

Bacaan Firman
Bacalah Ibrani 10:22-25 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Bagaimanakah caranya kita menghadap Allah di tempat kudusNya? (Ibrani 10:22-23, baca juga ayat 19).
2. Apakah larangan Tuhan bagi kita tentang pertemuan-pertemuan ibadah kita? (Ibrani 10:25a)
Hal apakah yang harus dilakukan dalam ibadah komunitas sel? (Ibrani 10:24-25)

Ibadah komsel sangat berkaitan dengan ibadah pribadi. Itulah sebabnya sebelum dibahas ibadah yang “saling” dalam ayat 24-25, penulis memaparkan ayat 22-23 tentang ibadah pribadi. Sebelum melakukan proses saling membangun di komsel, setiap orang harus terlebih dahulu mempraktekkan ibadah secara pribadi. Kita diminta untuk menghadap Allah dengan darah Yesus. Menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan akan kuasa darah Yesus yang memampukan kita untuk masuk ke dalam hadirat Tuhan di rumahNya. Mengapa? Karena oleh darahNya, hati nurani kita dibersihkan dan tubuh kita disucikan (dikuduskan). Itulah sebabnya kita cukup mempersembahkan tubuh dan hati kita kepada Tuhan.

Setelah mempersembahkan tubuh dan hati kita, maka tubuh dan hati kita siap untuk dipakai oleh Tuhan sebagai alat ekspresi Kristus untuk saling membangun di rumahNya. Untuk melihat hasil dari maksud ini, maka kesaksian yang berikut akan memberikan pengertian kepada kita. “Sebelum mempraktekkan ibadah yang sejati, komsel kami kurang efektif dalam kegiatan saling membangun. Jarang ada hati yang berkobar-kobar untuk saling membagi pengalaman dan firman Tuhan. Pada suatu saat, kami diajarkan di komsel untuk mempraktekkan bagaimana melakukan ibadah sejati seperti Roma 12:1-2. Setelah mempraktekkannya, kami terkejut sekali melihat hasilnya. Satu persatu anggota komsel kami dilawat oleh Tuhan. Ada anggota yang dipulihkan, disembuhkan, bahkan ada yang dilawat Tuhan selama beberapa hari berturut-turut di kamarnya. Dan yang paling luar biasa adalah sekarang terjadi manifestasi hadirat Allah yang sangat nyata dan indah di dalam setiap pertemuan komsel kami.”

Praktek
1. Praktekkanlah ibadah yang sejati, sebelum acara komunitas sel berlangsung. Alamilah hadirat Tuhan.
2. Menanam firman di hati: Ibrani 10:22

2014-01-21T03:44:21+07:00