//06/08/13 – Kehendak Allah bagi kota kita

06/08/13 – Kehendak Allah bagi kota kita

Selasa, 06 Agustus 2013

KEHENDAK ALLAH BAGI KOTA KITA

Bacaan Firman
Bacalah Yeremia 29:1-23 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa perintah Allah bagi kita untuk dilakukan bagi kota kita (ayat 7a)?
2. Mengapa kita harus berdoa dan mengusahakan kesejahteraan kota kita (ayat 7b)?

Pernahkah Anda merasa seakan-akan terbuang karena tinggal dalam sebuah kota yang tidak nyaman? Pernahkah Anda merasa bahwa kota di mana Anda tinggal saat ini seolah-olah tidak ada suatu kepastian bagi Anda untuk hidup sukses? Jika Anda pernah berpikir atau merasa seperti itu, maka renungan Saat Teduh hari ini akan menjawab pertanyaan tersebut. Allah berfirman melalui nabi Yeremia bahwa, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu,” (ayat 7). Dalam firman Tuhan ini, kita mengetahui kehendak Allah bagi kota yaitu kita yang harus mengusahakan kesejahteraan kota. Kita harus mendoakan kota kita kepada Tuhan, sebab kesejahteraan kota adalah kesejahteraan kita juga. Karena kehendak Tuhan inilah, maka rasul Paulus menulis untuk orang-orang Kristen, “Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan,” (I Timotius 2:1-6). Jadi, kita harus mendoakan dan mengusahakan kota kita. Berdoalah sesuai dengan anjuran Paulus ini dan lakukan apa yang bisa kita lakukan, karena Allah akan melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan.

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan hari ini? Komitmen apakah yang akan Anda lakukan? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2019-10-08T22:24:46+07:00