//06/12/13 – Tubuh adalah bait Allah

06/12/13 – Tubuh adalah bait Allah

Jumat, 06 Desember 2013

TUBUH ADALAH BAIT ALLAH

Bacaan Firman
Bacalah Roma 12:1; Keluaran 29:42-43, 45 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Menurut Anda, mengapa kita harus senantiasa mempersembahkan tubuh kita? (Roma 12:1).
2. Apakah fungsi kemah pertemuan? (Keluaran 29:42-43, 45).

Hari ini, kita akan mempelajari alasan kedua mengapa kita harus mempersembahkan tubuh kita. Roma 12:1, bukan hanya ditujukan untuk pribadi-pribadi, tapi juga pribadi dalam konteks komunitas. Di dalam bahasa Inggris (NKJV), ayat ini berbunyi, “present your bodies as a living sacrifice” (Roma 12:1), “Persembahkanlah tubuh-tubuhmu (bersama-sama) sebagai sebuah persembahan rohani.” Jadi, Paulus sebenarnya berbicara kepada jemaat di kota Roma, yang adalah tubuh Kristus atau bait Allah. Tubuh kita adalah bagian dari bait Allah. Oleh sebab itu, ibadah yang sejati adalah mempersembahkan tubuh kita. Mengapa tubuh? Karena tubuh kita adalah bait Roh Kudus (1 Kor. 6:19). Tanpa mempersembahkan tubuh, tidak ada penyembahan. Penyembahan harus terjadi di dalam bait Allah. Lalu, apakah tujuan dibentuknya bait Allah? Dalam Perjanjian Lama, bait Allah atau kemah Musa disebut sebagai kemah pertemuan. Tujuan keberadaan kemah pertemuan bagi umat Allah adalah sebagai tempat pertemuan (Keluaran 29:42-45). Di sanalah Allah ingin berjumpa dengan umatNya dan berfirman kepada mereka. Jika kita terus-menerus mempersembahkan tubuh kita sebagai bait Allah, maka tubuh kita menjadi tempat pertemuan kita dengan Allah. Ini adalah kebenaran yang jarang dimengerti oleh orang-orang Kristen. Jadi, melalui tubuh yang dipersembahkan, kita dapat terus-menerus berjumpa dengan Tuhan dan mendengar suaraNya. Suara Tuhan akan menuntun kita untuk dapat membedakan kehendak Tuhan, sehingga kita tidak menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi serupa dengan Kristus.

Praktek
1. Bayangkan tubuhmu sebagai tempat kediaman Allah. Renungkan dengan mata iman Anda bahwa Allah berdiam di dalam tubuh Anda.
2. Renungkan berulang-ulang 1 Korintus 6:19. Doakanlah agar ayat ini terjadi di dalam kehidupan Anda.

2019-10-02T15:17:43+07:00