07/02/19

Kamis, 7/2/2019

  • Bacaan: Imamat 22-24; Kisah Para Rasul 23-25
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

Pendalaman PL: Imamat 24:1-23

Temukan kebenaran mengapa Allah memerintahkan jemaah Israel untuk menghukum mati penghujat nama Tuhan dan memberlakukan hukuman untuk bebagai kejahatan.

Renungan PL:

Prinsip hukum Taurat adalah sifat Allah yang penuh kasih dan keadilan. Keadilan Allah tidak dapat dipisahkan dari kasih Allah. Kasih tanpa keadilan adalah perasaan/sentimen semata, dan keadilan tanpa kasih adalah kekejaman yang brutal. Dalam Perjanjian Lama, karena Kristus belum datang ke dalam dunia menjadi manusia, sifat Allah yang lebih menonjol terlihat adalah keadilan-Nya. Karena itu, hukum keadilan Allah harus ditegakkan. Si penghujat Allah, setelah ditahan dan diperiksa, akhirnya dihukum mati. Demikian juga, kejahatan-kejahatan lainnya dihukum secara adil.

Melalui hukuman-hukuman yang berlaku ini, Allah menyatakan tentang betapa seriusnya akibat kejahatan manusia dan bahwa keadilan harus ditegakkan. Dengan demikian, manusia sadar akan keberdosaannya dan hukuman menuntun mereka kepada kebutuhan akan kasih Allah, sehingga mereka menghargai Kristus yang memberikan kasih karunia. Jika dalam Perjanjian Lama Allah lebih menonjolkan sifat kasih-Nya, manusia tidak akan belajar menghargai kasih karunia Allah pada waktu Kristus datang.

2019-10-12T10:01:07+07:00