//07/08/2022 – Ikatan Perjanjian

07/08/2022 – Ikatan Perjanjian

Minggu, 7/8/2022

Bacaan harian setahun: Amsal 8-9; 1 Petrus 5; 2 Petrus 1

Ikatan Perjanjian

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Ibrani 8:10-13

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Apa ikatan perjanjian yang dibuat oleh Tuhan dengan orang Kristen anak? (ay. 10-11)
  2. Apa alasan Tuhan membuat perjanjian ini? (ay. 12-13).

 

Renungan:

Pernahkah Anda tahu seorang anak kecil yang dilarang untuk mengambil permen? Mungkin Anda sendirilah anak itu bertahun-tahun yang lalu, atau mungkin anak itu anak Anda, murid Anda, keponakan Anda, atau siapa pun. Nah, apa yang terjadi jika anak tersebut ternyata telanjur mengambilnya? Tentu ada konsekuensi yang anak itu terima (teguran, disiplin, atau bahkan hajaran), lalu dibuatlah aturan baru agar dia belajar untuk taat. Demikian pulalah Allah memimpin orang Israel dengan pimpinan Musa melewati padang gurun yang tandus di wilayah Timur Tengah. Bangsa Israel telah melihat perbuatan Tuhan secara ajaib dan nyata, tetapi tidak bertumbuh di dalam iman, dan seperti inilah kadang kondisi kita. Itulah sebabnya, penulis kitab Ibrani membandingkan orang Israel dengan kita, “’Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah Firman Tuhan. ‘Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku. Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.’” Luar biasa jalan keluar yang Tuhan berikan: ikatan perjanjian yang baru, dengan hukum Tuhan ditaruh dan dituliskan di dalam pikiran dan hati manusia, sehingga manusia menjadi mengenal Tuhan. Perjanjian atau peraturan yang lama tidak berlaku lagi, tetapi kini manusia diberi kemampuan untuk taat di dalam pengenalan akan Tuhan, “Oleh karena Dia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Dia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.” Perjanjian ini pasti berhasil, karena Firman telah melekat dalam hati dan pikiran kita.

2022-07-26T13:40:51+07:00