//07/12/2024 – Abraham Berhasil Memuridkan Ishak

07/12/2024 – Abraham Berhasil Memuridkan Ishak

Sabtu, 7/12/2024

Bacaan harian setahun: Amos 3-4; Ibrani 9-10

Abraham Berhasil Memuridkan Ishak

 

M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus

Kejadian 22:1-10

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Mengapa Abraham disebut berhasil memuridkan Ishak? (ay. 1-2)
  2. Nilai-nilai apakah yang ditanamkan Abraham kepada Ishak, anaknya? (ay. 6-10)

 

Renungan

Dalam renungan hari ini, kita melihat keseriusan Abraham dalam memuridkan Ishak, anaknya. Bagaimana kita tahu bahwa Abraham berhasil memuridkan anaknya? Dari buah ketaatan yang terlihat. Ketika Tuhan memanggil nama Abraham, dia taat. “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” Ketika Abraham membawa Ishak untuk melaksanakan perintah Tuhan itu, Ishak pun taat. Ishak tidak memberontak kepada Abraham, bahkan dua orang bujangnya pun taat tanpa bertanya-tanya. Ketaatan Ishak juga terlihat pada ayat 6, “Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau.” Abraham mengajarkan iman kepada Ishak, anaknya, untuk tetap percaya kepada Allah. “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Selanjutnya, “Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.” Ketaatan yang kita lihat ini merupakan buah keberhasilan dari pemuridan.

2024-11-28T15:51:24+07:00