08/05/19

Rabu, 8/5/2019

  • Bacaan: 2 Tawarikh 15-17; Lukas 1-2
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PB: Lukas 1:1-4; 26-38

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan PB:

Kitab Injil Lukas adalah yang ketiga dari kumpulan Injil sinoptik. Banyak cerita di dalamnya mirip dengan isi Injil Matius dan Markus, tetapi susunan dan penekanannya berbeda. Injil ini ditulis oleh Lukas, seorang tabib Yunani yang mengikut Paulus di Troas (Kis. 16:10-11), tergabung dalam perjalanan ke Yerusalem bersama Paulus, serta menyertai Paulus di Roma. Paulus menyebut dia “Dokter Lukas, yang kita kasihi” (Kol. 4:14). Tujuan penulisan Injil Lukas adalah untuk memberitakan sejarah Yesus yang benar, yang didasarkan pada kesaksian orang yang sudah melihat dan mendengar langsung mukjizat dan pengajaran Yesus. Yesus ditampilkan dalam Injil Lukas sebagai Anak Manusia. Ayat kunci dalam kitab ini adalah “Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang sesat,” (Luk. 19:10). Di dalam injil ini tampak banyak sifat kemanusiaan Yesus dan interaksi Yesus dengan para pria dan wanita, yang menunjukkan sifat Anak Manusia yang mengenal, memperhatikan, dan berbelas kasihan kepada pribadi kita sebagai manusia. Sudahkah kita menghayati dan mengalami sifat Yesus yang seperti ini secara pribadi?

2019-10-12T09:33:28+07:00