//08/01/17 – Hukum dalam kerajaan Allah

08/01/17 – Hukum dalam kerajaan Allah

Minggu, 08/01/2017

HUKUM DALAM KERAJAAN ALLAH

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Matius 5:17-20

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Menurut Yesus, apa tujuan kedatanganNya? Sejauh manakah kepastian terjadinya Hukum Taurat? (ay. 17-18)

2. Siapakah yang akan menduduki tempat yang paling tinggi dan siapa pula yang menduduki tempat yang rendah di dalam Kerajaan Allah? (ay. 19)

3. Jadi, bagaimanakah standar keagamaan (kebenaran hati) yang harus dimiliki oleh anggota Kerajaan Allah? (ay. 20)

 

PENGAJARAN:

Salah satu unsur yang sangat penting dalam sebuah kerajaan adalah konstitusi atau hukum kerajaannya.Oleh sebab itu, Yesus harus datang terlebih dahulu sebagai Raja, bukan untuk meniadakan Hukum Taurat, tetapi untuk menggenapinya. Apa artinya?

1. Yesus datang untuk menunjukkan bahwa Dia adalah wujud dari Perjanjian Lama,dan bahwa Perjanjian Lama“hanyalah” bayang-bayang dari Perjanjian Baru.

2.Yesus datang untuk mempraktikkan Hukum Taurat sesuai tafsiran yang benar, yang tidak sama seperti tafsiran orang Farisi/ahli Taurat yang salah.

3.Yesus datang untuk melakukan Hukum Taurat bagi kita, karena tidak ada seorangpun yang mampu melakukannya dengan kekuatan sendiri. Setelah Yesus melakukan untuk kita, Ia berdiam di dalam kita sebagai TAURAT YANG HIDUP, yakni Firman yang tertulis dalam hati kita (Ibr. 8:10-13).

Dengan demikian, kita akan mampu untuk melakukan/menggenapi Hukum Taurat dengan kekuatan Yesus yang berdiam di dalam kita. Itulah sebabnya, kita harus memiliki standar yang tinggi dalam melakukan Hukum Taurat, yaitu karena kita tahu bahwa kita pasti mampu melakukannya dengan kekuatan Kristus yang berdiam di dalam diri kita. Selanjutnya,kita harus mempunyai standar hidup keagamaan (kebenaran hati) yang lebih dari orang Farisi dan ahli Taurat. Orang Farisi dan ahli Taurat berfokus pada kebenaran yang DI LUAR, tetapi warga Kerajaan Allah berfokus pada kebenaran yang DI HATI. Mengapa? Karena sekarang Yesus, Sang Kebenaran itu sendiri sudah membenarkan hati kita sehingga kita bisa HIDUP BENAR.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2019-10-17T12:26:02+07:00