//08/07/13 – Bersaksi dengan penuh keyakinan

08/07/13 – Bersaksi dengan penuh keyakinan

Senin, 08/07/2013

BERSAKSI DENGAN PENUH KEYAKINAN

Bacaan Firman
Bacalah Galatia 1:11-24 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Pengalaman apakah yang membuat Paulus berani untuk bersaksi? (ayat 11-14).
2. Mengapa Paulus bersaksi dengan penuh keyakinan?(ayat 15-16).

Dalam renungan Saat Teduh hari ini, ada suatu hal yang perlu kita cermati: keyakinan diri kepada apa yang kita saksikan. Mengapa? Karena orang lain yang mendengar kesaksian kita akan melihatnya dari tatapan mata dan keyakinan diri. Jika kita tidak yakin, maka orang lain pun tidak akan mempercayai apa yang kita saksikan. Itulah sebabnya, Paulus memberikan contoh tentang keyakinan penuh dari apa yang ia saksikan, “Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus,”(ayat 11-12). Ia bersaksi dengan penuh keyakinan. Sudahkah Anda yakin dengan kesaksian Anda? Jika tidak, orang lain tidak akan mempercayai kesaksian kita. Lihatlah apa yang dijelaskan oleh Paulus, “Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaat pun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia,”(ayat 15-16). Jadi, kita harus yakin bahwa Tuhan menyertai kita. Paulus memulai kesaksiannya dari latarbelakang hidupnya dan mengakhiri dengan keyakinan yang luar biasa, “Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya,”(ayat 13). Ia mengakhirinya dengan manis, “Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta. Dan mereka memuliakan Allah karena aku,”(ayat 20, 24). Bagaimana dengan Anda?

Praktek.
Yakinkah Anda akan kesaksian yang Anda sampaikan ? Mengapa?

2013-06-29T02:30:05+07:00