//08/10/13 – Rindu untuk dikenal Allah

08/10/13 – Rindu untuk dikenal Allah

Selasa, 08 Oktober 2013

RINDU UNTUK DIKENAL ALLAH

Bacaan Firman
Bacalah Yeremia 17:9-10; Mazmur 139:23-24 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa sifat manusia dan bisakah ia mengetahui hatinya sendiri (Yeremia 17:9)? Apakah yang dilakukan oleh Tuhan kepada manusia (Yeremia 17:10)?
2. Hal apakah yang selalu dirindukan oleh Daud dari Tuhan (Mazmur 139:23-24)?

Di era informasi ini, manusia lebih banyak berfokus pada mengenal benda, objek, orang lain dan Allah. Namun sedikit sekali kita dikenal oleh Allah dan orang lain. Kita memiliki banyak pengetahuan yang canggih, tetapi tidak mampu membangun hubungan. Tanpa dikenal oleh Allah dan orang lain, otak kita menjadi terdisintegrasi. Akibatnya, kita mengalami banyak problem emosi dan hidup menurut keinginan daging. Para ahli menemukan bahwa otak kiri lebih banyak berfungsi untuk mengenal “diriku,” “siapa diriku,” “apa yang aku inginkan” sebagai seorang individu yang unik. Jika kita hanya mengetahui “diriku” tanpa berkaitan dengan “orang lain,” kita jadi abnormal. Musa menulis firman Allah: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja” (Kejadian 2:18a). Untuk berhubungan dengan orang lain agar kita mengenal dan dikenal orang lain, maka Allah menciptakan otak kanan. Otak kanan diciptakan untuk berhubungan dengan orang lain. Kata kunci untuk otak kanan adalah “kita,” sedangan otak kiri adalah saya.” Dalam hubungan dengan Allah dan orang lain, kita perlu menggunakan fungsi otak kanan bersama otak kiri. Banyak orang Kristen hanya menggunakan otak kiri dalam hubungan dengan Allah dan orang lain. Akibatnya, hubungan yang terjadi terasa begitu kering, tidak terasa di hati dan tidak tersentuh.

Renungan Firman
1. Bangunlah persekutuan dengan Tuhan, pilihlah waktu dan tempat yang membuat Anda tenang. Lakukanlah persekutuan dengan Allah dengan cara yang holistik (otak kanan dan otak kiri). Contoh: Otak kiri: Membaca, merenungkan dan meneliti Firman Tuhan. Otak kanan: mengimajinasikan tokoh-tokoh, menghayati dengan perasaan, menyanyikan pujian atau berbahasa Roh. Setelah menggunakan kedua fungsi otak, mulailah berkomunikasi dengan Allah sambil bersyukur.
2. Bangunlah persekutuan dengan orang lain. Belajarlah untuk mendengar pergumulan orang lain di komsel Anda.

2013-09-26T02:46:10+07:00