//09/01/17 – Kemarahan di hati

09/01/17 – Kemarahan di hati

Senin, 09/01/2017

KEMARAHAN DI HATI

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Matius 5:21-26

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Firman apakah yang pernah didengar oleh murid-murid? (ay. 21)

2. Lalu,apa yang Yesus katakan tentang Firman tersebut? (ay. 22)

3. Jadi,apa yang harus kita lakukan bila hati kita menyimpan kemarahan terhadap saudara kita? (ay. 23-24). Apa akibatnya bila kita tidak mau membereskan dosa kemarahan yang di dalam hati? (ay. 25-26)

 

PENGAJARAN:

Dosa pertama yang diungkapkan oleh Yesus adalah dosa kemarahan.Orang Farisi dan ahli Tauratmerasa telah menaati Hukum Taurat, “Jangan membunuh,” jikamereka tidak menghilangkan nyawa orang secara fisik. Namun, menurut standar Yesus, kebenaran diukur dari hati. Ternyata bila seseorang menyimpan kemarahan di hati, dia telah melanggar Hukum Taurat, “Jangan membunuh.” Apalagi bila kita berkata, “kafir.” Itu sama seperti orang Yahudi yang menghina bangsa lain dengan menganggapnya sebagai binatang dan memakinya dengan kata, “BINATANG”. Bahkan, yang paling parah adalah kemarahan ditambah penghinaan.Hal itu adalah mengatakan “Jahil”, yang dalam konteks ini artinya seperti “bangsat”atau“goblok”.

Jadi, apa yang perlu kita lakukan bila menyimpan dosa kemarahan? Kita perlu mengakui dan melakukan rekonsiliasi dengan orang yang kita pernah lukai. Jika tidak, di hati kita ada tempat bagi musuh untuk menyiksa kita dengan berbagai siksaan. Dosa kemarahan sangat berbahaya karena menjadi PINTU MASUK bagi banyak dosa-dosa lain ke dalam hati kita. (Kej. 4:6-7).Ingat, Yesus telah membenarkan kita. Kita mampu memiliki hati yang benar dan penuh kasih dengan pertolongan Yesus yang ada di dalam hati kita.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2019-10-17T12:25:55+07:00