//09/06/2012 – Ketaatan Memberi Kemuliaan kepada Allah

09/06/2012 – Ketaatan Memberi Kemuliaan kepada Allah

Sabtu, 09/06/2012

KETAATAN MEMBERI KEMULIAAN KEPADA ALLAH

Bacaan Firman:
Bacalah I Raja-raja 18:1-2, 36-39 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan:
1. Apa perintah Tuhan kepada nabi Elia?(ayat 1-2).
2. Apa kata Elia di hadapan Tuhan dan orang-orang Israel dan apa hasilnya? (ayat 36-39).

Seandainya kita adalah Elia yang sedang ketakutan dan bersembunyi, apa reaksi kita ketika mendengar suara Tuhan untuk melakukan sesuatu? Tentu kita akan takut mentaati perintah Tuhan. Namun, Elia berani mentaati perintah Tuhan tanpa takut kepada resiko apapun. Tuhan berkata pada Elia, “Pergi dan perlihatkan dirimu kepada Ahab,” dan Elia langsung mentaatinya, “Lalu pergilah Elia memperlihatkan diri kepada Ahab,”(ayat 2). Sikap hati yang taat seperti ini harus kita dimiliki sebagai murid Kristus. Karena taat, Elia tampil dan berkata: “Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini. Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali,”(ayat 36-37). Ketaatan inilah yang sangat dibutuhkan, karena Allah meresponi permintaan Elia dengan menurunkan api untuk menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu, tanah, bahkan air dalam parit. Hasil ketaatan Elia memberikan kemuliaan kepada Tuhan, karena seluruh rakyat langsung sujud dan berkata,”TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!”(ayat 39). Kita adalah murid, jadi seharusnya kita berani taat seperti Elia.

Praktek
Sudahkah Anda berani mentaati firman Tuhan seperti Elia? Jika belum, buatlah komitmen untuk melakukannya sekarang. Bagikan pengalaman Anda kepada murid-murid di komsel.

2012-05-23T23:34:20+00:00