//09/08/13 – Berbuah sesuai kehendak Allah

09/08/13 – Berbuah sesuai kehendak Allah

Jumat, 09 Agustus 2013

BERBUAH SESUAI KEHENDAK ALLAH

Bacaan Firman
Bacalah Efesus 4:17-32 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Mengapa kita diciptakan menurut kehendak Allah (ayat 22-24)?
2. Buah apakah yang harus kita hasilkan dari hidup dalam kehendak Allah (ayat 25-32)?

Mengapa buah-buah dari hidup di dalam kehendak Allah itu penting? Karena Yesus berkata, “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka,” (Matius 7:16-20). Dari buah yang kita hasilkan sebagai seseorang yang hidup dalam kehendak Allah akan ketahuan kepada semua orang. Oleh karena itu, di dalam renungan Saat Teduh hari ini, Paulus menjelaskan kepada kita buah-buah yang sesuai dengan kehendak Allah. Benih untuk menghasilkan buah yang dituntut dari kita telah diciptakan oleh Allah di dalam diri kita. Paulus berkata, “kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya,” (ayat 23-24). Setelah Allah menjamin bahwa buah-buah dari kebenaran dan kekudusan akan terpancar dari hidup kita, maka Paulus melanjutkan, “Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu,” (ayat 25-26). Buah-buah yang keluar dari kita adalah tidak berkata kotor, tidak menyimpan kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah dan segala kejahatan. Kita harus ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni. Sudahkah hidup kita berbuah yang benar sesuai kehendak Allah? Lakukanlah mulai sekarang.

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan firman Tuhan hari ini? Apa komitmen Anda untuk dilakukan?

2013-07-25T04:05:04+07:00