10/02/19

Minggu, 10/2/2019

  • Bacaan: Bilangan 4-6; Roma 4-6
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

Pendalaman PB: Roma 4:9-12; Roma 5:1-6, 20-21

1.Berdasarkan apakah Abraham dibenarkan? Kapankah iman Abraham diperhitungkan sebagai kebenaran? (Roma 4:9-12)

2.Jadi, apakah hasil pembenaran karena iman itu? (Roma 5:1-6)

3.Hal apakah yang dilakukan oleh masing-masing “satu orang”, apa akibatnya yang dilakukan masing-masing “satu orang” itu? (Roma 5:20-21)

Renungan PB:

Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatannya. Iman Abraham diperhitungkan sebagai kebenaran sebelum ia disunat, bukan sesudah disunat. Demikianlah Abraham menjadi bapa semua orang yang tak bersunat karena iman, dan juga bapa semua orangbersunat karena iman.

Mereka yang dibenarkan oleh iman memperoleh kasih karunia untuk hidup di dalam damai sejahtera dengan Allah karena Tuhan Yesus. Oleh iman itu pula, kita bermegah dalam pengharapan, dan teguh bertahan dalam kesengsaraan yang menimbulkan ketekunan, tahan uji, dan pengharapan. Semua ini dimungkinkan karena ketaatan satu orang, yaitu Yesus Kristus.

2019-10-12T09:59:14+07:00