///10 Kiat Melakukan Rekrutmen yang Efektif di Era Normal Baru

10 Kiat Melakukan Rekrutmen yang Efektif di Era Normal Baru

Janganlah mengatakan: “Mengapa zaman dulu lebih baik dari pada zaman sekarang?” Karena bukannya berdasarkan hikmat engkau menanyakan hal itu. – Pengkhotbah 7:10

 

Dunia usaha berubah terus-menerus karena didorong oleh perubahan teknologi yang sangat pesat, terutama sejak pandemi Covid-19 melanda dunia. Setelah lebih dari dua tahun hidup bersama pandemi, para pelaku usaha kini telah beroperasi dengan cara-cara dan kebiasaan yang baru. Inilah era normal baru, dengan sudut pandang baru dan kepentingan-kepentingan baru, yang salah satunya juga membawa dampak perubahan dalam hal cara merekrut pekerja.

Pekerja merupakan elemen penting dalam setiap usaha. Pekerjalah penggerak segala aktivitas yang terjadi di perusahaan, dan dengan demikian menentukan produktivitas serta capaian perusahaan. Karenanya, proses perekrutan pekerja adalah proses penting yang perlu diperhatikan secara khusus efektivitasnya. Bagaimana cara untuk merekrut pekerja di era normal baru ini? Berikut ini adalah beberapa kiat efektifnya.

 

1. Tinjau ulang metode rekrutmen perusahaan yang sudah berjalan.

Apakah metode rekrutmen Anda masih relevan dengan situasi dunia usaha sekarang? Atau, mungkinkah ada perubahan yang telah muncul di dalam kebutuhan deskripsi kerja yang juga mengubah kriteria pekerja yang diperlukan? Keahlian dan kompetensi apa saja yang dibutuhkan pada pekerja saat ini? Pelatihan apa yang dapat Anda lakukan untuk mengisi kesenjangan kemampuan teknologi yang mungkin terjadi bagi para pekerja? Bagaimana kebijakan perusahaan dan peraturan internal perusahaan dalam hal protokol kesehatan? Segala pertanyaan terkait situasi terkini semacam ini akan menolong Anda untuk meninjau kembali metode rekrutmen perusahaan, serta melakukan berbagai penyesuaian yang diperlukan berdasarkan perkembangan zaman.

 

2. Tetap lakukan pengumpulan data kandidat (talent pool) walaupun pekerja baru belum diperlukan

Melalui berbagai media sosial, pertahankan dan perkuat citra perusahaan dengan informasi-informasi terkini, baik yang secara langsung mempromosikan perusahaan maupun yang lebih terkait langsung dalam memberi manfaat bagi pasar. Dengan publikasi teratur citra perusahaan di media sosial, perusahaan Anda akan menarik SDM yang unggul yang memiliki keselarasan nilai dan visi. Para SDM unggul ini biasanya akan mencoba berinteraksi dengan perusahaan Anda dengan melamar posisi pekerjaan tertentu atau berpartisipasi dalam berbagai kesempatan (IG Live, webinar, dsb.). Mereka inilah yang perlu dikenali dan disimpan datanya, meski belum dibutuhkan saat ini juga. Suatu saat nanti jika kebutuhan itu muncul, perusahaan Anda bisa langsung mengontak mereka.

 

3. Lakukan wawancara kerja secara virtual

Manfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dalam proses rekrutmen perusahaan Anda. Saat ini, telah banyak tersedia aplikasi percakapan video yang dapat digunakan untuk fitur meeting dalam berbagai format (rapat, diskusi, pelatihan, dll termasuk wawancara kerja). Contohnya, Zoom, Google Meet, dan GoToMeeting. Ada yang berbayar, ada pula yang gratis. Pelajari opsi-opsinya dan pilihlah yang tepat untuk kebutuhan perusahaan Anda, khususnya untuk wawancara kerja dalam proses rekrutmen. Wawancara secara virtual tidak hanya menurunkan risiko penyebaran virus melalui interaksi tatap muka, tetapi juga membuat pekerjaan Anda lebih efisien karena menghemat waktu.

 

4. Mintalah profil singkat kandidat dalam format video

Dahulu, perusahaan mempelajari profil profesional seorang kandidat pekerja melalui “riwayat hidup” (CV) dan surat lamarannya. Kini, telah jamak terjadi bahwa perusahaan, terutama yang bergerak di bidang industri kreatif atau teknologi, meminta ringkasan profil profesional kandidat pekerjanya dalam format video. Mintalah kandidat pekerja memperkenalkan siapa dirinya secara profesional sesuai dengan lamarannya untuk menempati posisi pekerjaan tertentu di perusahaan Anda. Video adalah cara efektif untuk kita mengenali kualitas si kandidat, karena memberikan sekilas gambaran mengenai calon pekerja secara lebih spesifik dan menyeluruh, termasuk gaya bicaranya, gerak-geriknya, bahasa tubuhnya, lebih daripada yang dapat dikenali dari teks. Dengan adanya profil video kandidat pekerja, HRD perusahaan bisa memberikan penilaian lebih akurat dalam proses seleksi dan rekrutmen.

 

5. Tetaplah jaga hubungan dengan para kandidat potensial

Hubungan adalah sangat penting, karena menahan pintu peluang kerja sama kerja tetap terbuka. Mungkin perusahaan Anda telah melakukan serangkaian tahap dalam proses rekrutmen yang cukup panjang tetapi belum menentukan kandidat mana yang akan dipekerjakan. Dengan Anda tetap menjaga hubungan dengan para kandidat, terutama yang berkualitas unggul, perusahaan akan lebih mudah dan cepat merekrut saat kebutuhan itu muncul.

 

6. Gunakan aplikasi yang tepat sebagai alat bantu yang memaksimalkan efisiensi

Sekali lagi, kemajuan teknologi sangatlah bermanfaat bagi dunia usaha masa kini. Khusus untuk langkah-langkah teknis dalam proses rekrutmen, misalnya pengolahan dan penyimpanan data pekerja, seleksi pekerja, dll, ada banyak alat bantu teknologi yang tersedia. Lakukan investasi pada aplikasi-aplikasi yang tepat untuk proses rekrutmen perusahaan Anda. Misalnya, Fresh ATS, Newton Software, Big Biller, Sniper AI, dan masih banyak lagi, yang bisa Anda beli di berbagai platform penjualan. Berbagai aplikasi ini akan membantu Anda melakukan berbagai proses seleksi dengan cara yang cepat dan akurat, sehingga bisa menjangkau basis data yang lebih luas dan meringankan aspek administrasinya.

 

7. Manfaatkan koneksi maupun referensi dari pekerja internal

Banyak orang yang bekerja di posisi HRD belum mengetahui keuntungan dari penggunaan referensi dalam proses rekrutmen. Secara tidak langsung, rujukan atau referensi ini merupakan alat bantu pengecekan potensi kandidat pekerja sebelum wawancara kerja dilakukan. Hal ini menjadi jauh lebih bermanfaat lagi jika yang memberikan referensi adalah pekerja terbaik Anda di perusahaan. Rekomendasi yang diberikannya secara tidak langsung adalah cerminan dari pekerja yang memercayai perusahaan sebagai tempat kerja yang tepat. Beberapa perusahaan bahkan memberikan kompensasi referensi material kepada si pemberi referensi jika kandidat pekerja yang direkomendasikan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan.

 

8. Aktifkan komunikasi di media sosial dan forum pekerja

Di era normal baru ini, digitalisasi adalah sebuah kepastian. Karenanya, perusahaan Anda pun harus aktif di media-media sosial dan forum-forum pekerja. Pemilihan media atau forum yang tepat untuk mempublikasikan kebutuhan pekerja sangatlah penting. Dari menjaring di masing-masing media/forum yang pas, kita akan memancing kandidat yang tepat. Saat ini, media dan forum-forum yang populer misalnya ialah Instagram, Facebook, Twitter, dan Linkedin. Interaksi aktif di media sosial dan forum pekerja dapat menarik perhatian calon pelamar, terutama jika akun perusahaan Anda memiliki basis pengikut yang cukup banyak dan loyal.

 

9. Pertimbangkan untuk merekrut pekerja jarak jauh (remote employee)

Tidak ada orang yang tahu pasti kapan ujung dari pandemi COVID-19. Jika Anda membutuhkan posisi pekerja yang tugas-tugasnya dapat dilakukan di luar kantor, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk merekrut pekerja jarak jauh. Bisa juga, Anda mengubah isi deskripsi kerja (job description) untuk membuka keleluasaan bahwa pekerjaan yang biasanya dilakukan di kantor dapat dikerjakan di mana pun. Namun sebelumnya, Anda perlu memastikan bahwa sistem kerja jarak jauh ini dapat berjalan efektif, termasuk dengan kesiapan dukungan alat bantu komunikasi kerja.

10. Jika perlu, pekerjakan kembali pekerja terbaik yang sudah tidak bersama perusahaan Anda

Jika perusahaan Anda sedang berjuang untuk bangkit kembali dan merencanakan untuk kembali beroperasi setelah sebelumnya mandek akibat dampak pandemi, adalah sangat baik untuk Anda mencoba mempekerjakan kembali pekerja terbaik Anda yang sempat dirumahkan. Asalkan tidak ada catatan buruk apa pun tentang dirinya atau pekerjaannya, pekerja terbaik yang sempat bekerja di perusahaan Anda adalah pilihan yang sangat baik. Mereka sudah mengenal dan terbiasa dengan budaya kerja di perusahaan Anda dan sudah mengerti benar pekerjaannya. Langkah ini akan mempercepat proses rekrutmen dan dengan demikian mendorong pemulihan usaha lebih cepat pula.

Firman Tuhan menegur kita di Pengkhotbah 7:10, “Janganlah mengatakan: ‘Mengapa zaman dulu lebih baik dari pada zaman sekarang?’ Karena bukannya berdasarkan hikmat engkau menanyakan hal itu.” Teguran ini mengingatkan kita bahwa zaman memang terus berubah dan tidak seharusnya kita bersikeras untuk tetap hidup di zaman dahulu. Mari tinggalkan pola lama dan belajar pola baru, termasuk dalam rekrutmen kandidat pekerja. Selamat menuai buah-buah efisiensi!

2022-09-27T10:00:28+07:00