//10/01/14 – Lucifer: musuh maksud abadi Allah

10/01/14 – Lucifer: musuh maksud abadi Allah

Jumat, 10 Januari 2014

LUCIFER – MUSUH MAKSUD ABADI ALLAH

Bacaan Firman
Bacalah Yesaya 14:10-17; Yehezkiel 28:11-19; Yohanes 10:1-16 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Mengapa Lucifer (Iblis) tidak senang dengan posisinya di sorga?
2. Mengapa Lucifer memusuhi kita? Bagaimana kita bisa mengalahkan Lucifer?

Pada waktu Allah menciptakan langit dan bumi, Rencana Allah yang paling mulia adalah manusia yang dijadikan menurut gambar dan rupa-Nya sendiri. Lucifer, disebut “Bintang Timur, putera Fajar,” memberontak dalam kesombongannya ketika ia mendengar rencana Allah tersebut. Manusia akan memiliki posisi lebih tinggi dan lebih mulia dari dirinya. Itulah sebabnya, manusia menjadi sasarannya. Iblis menyerang keluarga pertama, Hawa sebagai ibu pertama dan menaburkan rasa kecemburuan kepada Kain, anak Adam. Sejak itu, Iblis bermusuhan dengan kita. Dia tidak puas dengan apa yang diberikan Tuhan kepada kita. Dia mau mencuri hak kita dan membinasakan kita agar dia menggantikan kita dalam kemuliaan yang kekal. Tabiatnya adalah memuaskan keinginan sendiri. Tabiat ke-aku-an itu, berasal dari perlawanan Iblis terhadap maksud abadi Allah. Iblis menaburkan benih keinginan atau ambisi untuk merubut posisi ke dalam manusia, agar merusakkan rencana Allah yang kekal. Bagaimanakah kita bisa mengalahkan serangan tersebut? Tentu dengan menolak tabiat keakuan dan meyerahkan diri kita di atas mezbah Tuhan sebagai korban yang hidup (Roma 12:1). Dengan demikian, kita berkata, “bukan kehendakku melainkan kehendak-Mu.” Itulah cara Yesus mengalahkan Iblis. Iblis berkata, “Aku hendak naik!” Kita harus bergaul intim dengan Yesus dan belajar mengenal suara-Nya. Dengan demikian kita tidak ditipu oleh suara orang lain.

Praktek
Catat ke-5 ucapan “aku hendak” yang diucapkan oleh Lucifer dalam Yesaya 14:12-13dan renungkan bagaimana ke-5 hal itu sebenaranya adalah lima janji Tuhan yang diberikan kepada manusia. Ini mungkin sukar, tetapi coba saja. Contohnya:

#3 – “Aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara” – Mazmur 48:2

Coba Anda lakukan yang sama untuk yang 1, 2, 4, & 5. Bahas dengan teman-teman waktu one on one atau di komsel untuk mengisinya sampai lengkap dan fahamilah inilah janji Allah untuk Anda.

2013-12-17T04:06:24+07:00