//10/02/14 – Ibadah dalam tindak lanjut

10/02/14 – Ibadah dalam tindak lanjut

Senin , 10/02/2014

IBADAH DALAM TINDAK LANJUT

Bacaan Firman
Bacalah Kisah Para Rasul 2:41-42, 46-47 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Setelah orang-orang menerima khotbah Petrus, hal apakah yang terjadi? (ayat 41).
2. Setelah orang-orang menjadi percaya, tindak lanjut apakah yang diberikan oleh rasul-rasul untuk dilakukan oleh orang-orang yang baru percaya itu? (ayat 42, 46-47).

Gereja mula-mula sangat serius sekali dalam menangani orang-orang yang baru percaya. Segera sesudah bertobat, orang-orang baru didorong untuk melakukan ibadah (belajar firman, bersekutu, berdoa, dan memecah roti). Tanpa tindak lanjut yang demikian, jiwa-jiwa baru akan terhilang. Itulah sebabnya, tingkat penggabungan petobat-petobat baru ke dalam gereja mula-mula hampir 100%. Hal itu sangat jauh di atas tingkat penggabungan petobat-petobat baru ke dalam gereja masa kini.

Menurut survey yang dilakukan pada gereja masa kini, hanya kira-kira 0,3-0,4% petobat baru yang bergabung tanpa tindak lanjut dari gereja. Jadi, bukan hanya penginjilan, tetapi tindak lanjut juga sangat menentukan tingkat penggabungan petobat baru ke dalam gereja. Oleh karena itu, ibadah sangat penting dalam memenangkan jiwa. Melalui ibadah yang dilakukan oleh 120 murid di loteng Yerusalem, maka kuasa Roh Kudus dicurahkan sehingga khotbah Petrus sangat diurapi oleh Roh untuk mempertobatkan mereka yang mendengarnya (Kisah Para Rasul 1-2). Dan ibadah pulalah yang dapat membuat petobat-petobat baru itu tetap bertahan. Hal ini tampak dari kesaksian berikut, “Walau saya lahir dari keluarga Kristen, namun saya tidak mengenal Kristus sama sekali. Sebaliknya, saya hidup dalam dosa. Saya terikat dengan ilmu-ilmu hitam dan penyembahan berhala. Akibatnya, hidup saya dikuasai sepenuhnya oleh kuasa-kuasa kegelapan, yang membuat saya hidup dalam kutuk kegagalan terus-menerus. Saya merasa minder dan sakit-sakitan. Namun, oleh pertolongan saudara-saudara yang ada di komsel, yang mengajak saya untuk beribadah dan pemuridan one on one, akhirnya saya dilepaskan dari kuasa kegelapan secara total. Sekarang Tuhan telah membebaskan saya.”

Praktek
1. Tetaplah konsisten mempraktekkan ibadah dalam memenangkan jiwa.
2. Menanam firman di hati: Mazmur 67:2-3

2014-01-21T03:51:36+07:00