//10/07/2012 – Cara Pandang Allah

10/07/2012 – Cara Pandang Allah

Selasa, 10/07/2012

CARA PANDANG ALLAH

Bacaan Firman :
Bacalah Yesaya 40:27-31 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Menurut ayat 28, siapakah Allah kita yang sesungguhnya?
2. Mengapa hidup kita sering mengalami lelah dan lesuh dalam banyak aspek?(ayat 30).
3. Bagaimana caranya agar kita hidup berkemenangan sesuai janji Tuhan?(ayat 31).

Kita selalu menghadapi berbagai macam persoalan di dalam kehidupan kita. Tak seorangpun yang bisa menolak persoalan yang datang ke dalam hidupnya. Masalahnya bukanlah terletak pada persoalan itu, tetapi bagaimana cara kita memandang persoalan yang kita hadapi tersebut. Jika kita memandang persoalan sebagai beban, maka tekanan tersebutlah yang membuat hidup kita tidak berdaya. Tetapi sebaliknya, jika kita melihat persoalan sebagai tantangan bagi hidup kita untuk bertumbuh, maka persoalan bagaikan ombak lautan yang besar bagi seorang peselancar untuk ia bisa menikmati permainan selancarnya. Yesaya berkata dalam ayat 31, bahwa kita diumpamakan seperti rajawali yang dapat terbang naik dengan kekuatan sayapnya. Keunggulan rajawali adalah ia senang dengan angin badai, karena ia hanya melebarkan sayapnya untuk terbang di atas angin badai tanpa harus berjuang sedikitpun. Angin badai hanya membuat rajawali terbang lebih tinggi. Sudahkah Anda terbang seperti rajawali bersama Allah? Tuhan adalah sang ahli yang dapat melihat potensi yang tersembunyi di dalam kita, sehingga tiba-tiba saja Ia bisa mengirimkan angin badai berupa persoalan di dalam hidup kita sehingga kita dapat terbang lebih tinggi di dalam kemuliaan bersama Yesus. Kita tidak akan pernah lelah dan letih lesu, karena kekuatan Allah yang dahsyat itu mengangkat kita untuk terbang di atas angin badai.

Praktek
Sudahkah Anda mengalami kemenangan bersama Yesus di dalam menjalani hidup ini? Apa komitmen Anda untuk dilakukan ketika persoalan datang menghadang hidup Anda?Bagikanlah pengalaman Anda di komsel.

2012-06-30T02:43:40+00:00