//10/12/13 Ibadah mempersembahkan tubuh

10/12/13 Ibadah mempersembahkan tubuh

Selasa, 10 Desember 2013

IBADAH MEMPERSEMBAHKAN TUBUH

Bacaan Firman
Bacalah Roma 12:1-2; Markus 12:29-30 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Bagaimanakah cara praktis mempraktekkan Roma 12:1-2?
2. Dengan apakah kita harus mengasihi Allah? (Markus 12:29). Seperti apa kita harus mengasihi sesama kita? (Markus 12:30).

Mari kita mempraktekkan ibadah mempersembahkan tubuh. Tentukanlah suatu waktu tertentu (misalnya: 20 menit). Duduk dalam posisi yang santai. Pergunakan pandangan mata Anda, baik pandangan jasmani maupun pandangan mental Anda. Pada saat Anda membuka mata, maka Anda dapat melihat dunia di luar tubuh Anda. Kemudian, saat Anda menutup mata, maka mata mental Anda dapat melihat sebelah dalam dari tubuh Anda. Fokuskanlah mata mental Anda melihat satu persatu unsur-unsur yang ada di dalam tubuh Anda.

1. Hati (roh – kehendak).
Arahkan pandangan mental Anda kepada pernafasan Anda. Rasakan pernafasan Anda. Mengapa Anda bernafas? Anda dapat bernafas karena Anda memiliki roh yang dihembuskan Allah, seperti pada saat Adam diciptakan. Roh Allah berdiam dalam tubuh Anda. Roh Allah telah bersatu dengan roh Anda. Hayatilah kesatuan Roh Allah dengan roh Anda. Terus nikmati persekutuan itu. Anda bisa berbahasa roh karena bahasa roh adalah komunikasi roh Anda dengan Roh Allah (1 Korintus 14:2, 14). Alihkanlah fokus Anda kepada jiwa Anda.

2. Jiwa (bagian hidup yang menghubungkan tubuh dan akal budi kepada roh kita)
Menurut penelitian, jiwa kita berkaitan dengan prefrontal cortex di otak, yang ada di belakang kening kita. Marilah kita mengarahkan pandangan mental Anda ke bagian otak di belakang kening Anda. Prefrontal cortex yang sehat menghubungkan semua bagian otak kita: otak kiri dan kanan, pikiran sadar dan bawah sadar, semua unsur-unsur lain, sehingga terpadu menghasilkan pikiran moral yang sehat. Serahkan jiwa Anda agar selalu disentuh oleh Roh Kudus. Serahkan jiwa Anda agar Anda dapat mengasihi Allah dengan segenap jiwa Anda.

3. Akal budi (otak kanan dan kiri, pikiran sadar dan bawah sadar)
Serahkanlah semua bagian otak dan pikiran-pikiran Anda. Ijinkanlah Tuhan menguasai otak kiri Anda, yaitu: logika, daya analisa, kemampuan bahasa, berhitung, dll. Serahkan juga otak kanan Anda yang terdiri dari: kesadaran tubuh, perasaan dalam hubungan, imajinasi (visual), pengalaman holistik, dsb. Arahkan pandangan mental Anda ke arah sebelah dalam otak Anda. Serahkan hypocampus Anda, dimana bagian ini yang mengatur pikiran-pikiran bawah sadar kita. Serahkan agar semua pikiran bawah sadar Anda dimurnikan Tuhan. Serahkan seluruh akal budi Anda, agar Anda dapat mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi Anda.

4. Tubuh (termasuk kelima indera)
Arahkan pandangan mental Anda kepada seluruh bagian tubuh Anda, dari kepala sampai dengan kaki. Serahkan setiap indera Anda satu persatu agar dikuasai oleh Roh Kudus, sehingga Anda dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati kekuatan Anda.

5. Sosial (hubungan dengan sesama)
Arahkan pandangan mata mental Anda kepada orang-orang di sekitar Anda. Suami istri, anak, saudara seiman, dll. Bayangkan Anda dapat mengasihi orang-orang tersebut.

Setelah merasakan ketenangan, Anda dapat melanjutkan dengan doa-doa, misalnya: doa Bapa kami.

Praktek
1. Praktekkan ibadah mempersembahkan tubuh, seperti yang dijelaskan di atas. Setelah selesai, catatlah hal-hal apa yang Anda pelajari dan alami.
2. Renungkan berulang-ulang Markus 12:29-30. Doakanlah agar ayat ini terjadi di dalam kehidupan Anda.

2013-11-23T03:05:22+07:00