//10/12/15 – Hidup “saling” di dalam komunitas

10/12/15 – Hidup “saling” di dalam komunitas

Kamis, 10/12/2015

HIDUP “SALING” DI DALAM KOMUNITAS

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus
Ibrani 10:24-25; Kisah Para Rasul 2:41-47

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

1. Apa perintah Paulus kepada jemaat Tuhan? (Ibr. 10:24). Peringatan serius apakah yang diberikan kepada kita? (Ibr. 10:25).

2. Berapa kalikah kata “saling” yang ada dalam Ibrani 10:24-25?

3. Mengapa perbuatan ”saling” sangat dibutuhkan menjelang hari Tuhan yang mendekat?

 

Komunitas adalah satu-satunya tempat bagi kita untuk dapat mempraktikkan gaya hidup “saling”. Mengapa? Karena, kita tidak akan mampu bertumbuh dan mempraktikkan kasih sendirian. Padahal, keduanya membuat kita akan bertahan sampai akhir zaman, ketika guncangan dan kesukaran semakin besar, serta kedurhakaan makin bertambah-tambah. Kasih kebanyakan orang makin dingin dan tawar. Banyak orang terjebak dalam ego, sehingga mementingkan dirinya sendiri. Jemaat mula-mula pun mengalami tekanan yang besar, khususnya aniaya dari orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Akibatnya, tidak sedikit yang menjadi martir. Namun, kasih mereka kepada Kristus membuat mereka kuat untuk tetap hidup dalam komunitas yang bisa mempraktikkan “saling” (Kis.2:41-47). Paulus mendorong kita untuk tidak menjauhkan diri dari “pertemuan ibadah,” yaitu persekutuan “saling” yang ada di dalam rumah Tuhan. Kristus Sang Kepala pasti betah untuk tinggal di dalam RumahNya dengan gaya hidup ini, karena demikianlah gaya hidupNya sendiri bersama dengan Bapa dan Roh Kudus. Ketika Kristus tinggal di RumahNya, kita akan semakin dimampukan pula untuk saling memperhatikan, saling menasihati, saling menguatkan dan setia sampai akhir.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2015-11-27T02:14:55+07:00