//11/01/18 – Kemerdekaan dari filsafat yang palsu

11/01/18 – Kemerdekaan dari filsafat yang palsu

Kamis, 11/01/2018

KEMERDEKAAN DARI FILSAFAT YANG PALSU

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Kolose 2:8-10

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Apa yang harus kita lakukan untuk menghindari filsafat yang palsu? (ay. 8)
2. Hal apakah seharusnya terjadi pada kita karena kepenuhan ke-Allah-an berkenan diam di dalam Tuhan Yesus? (ay. 9-10a)
3. Siapakah yang menjadi kepala atas pemerintah dan penguasa? (ay. 10b)

Pengajaran
Mengapa kita diberikan peringatan yang serius untuk waspada atau berhati-hati? Jika kita membiarkan diri kita ditawan oleh filsafat manusia yang kosong dan palsu, lama-kelamaan kita akan menyangkal keilahian Kristus sebagai Allah yang berdiam dalam tubuh jasmani manusia. Karena itulah Paulus menegaskan kepada jemaat di Kolose, “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia.” Jika kita tidak berhati-hati, kita akan menjadi tawanan dari filsafat yang kosong dan hampa, sehingga janji Tuhan bahwa “kita dipenuhi di dalam Dia” menjadi sirna. Oleh karena itu, kita harus membangun hidup kita di dalam Firman Tuhan agar iman kita dalam Kristus tidak goyah.

 

2017-12-15T07:06:43+07:00