//11/11/12 – Berani berkata jujur

11/11/12 – Berani berkata jujur

Minggu, 11/11/2012

BERANI BERKATA JUJUR

Bacaan Firman
Bacalah Yunus 1:1-17 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Seandainya kita ada dalam posisi seperti Yunus, apakah kita akan berkata jujur? (ayat 7-9).
2. Apa kata Yunus dalam pengakuannya yang jujur? (ayat 12).

Hidup di era kini, rasanya sudah menjadi langkah untuk seseorang yang berani berkata jujur. Bahkan tidak sedikit orang yang menganggap bahwa kejujuran adalah suatu hal kebodohan dan merugikan diri sendiri, untuk itu mereka berbuat kebohongan untuk keuntungan diri sendiri. Tetapi di dalam bacaan Saat Teduh hari ini, kita menemukan pengakuan yang jujur dan berani dari seorang nabi bernama Yunus. Seandainya kita adalah Yunus, maka kita akan ketakutan sehingga kita tidak berani mengakui kesalahan kita. Tetapi, nabi Yunus dengan berani dan jujur mengakui kesalahannya kepada nakoda dan ABK (Anak Buah Kapal) yang ia tumpangi untuk melarikan diri dari panggilan Tuhan. Yunus berkata, “Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu,”(ayat 12). Harus diakui bahwa sekalipun Yunus melarikan diri, tetapi keberanian hatinya untuk mengakui kesalahan di hadapan orang lain merupakan prestasi yang luar biasa. Ia mengaku bahwa badai yang menghantam kapal mereka adalah akibat perbuatannya. Pengakuan yang berani dan jujur seperti ini mengakibatkan resiko yang sangat besar, tetapi justru pengakuannya inilah, maka Tuhan mengirim ikan besar untuk menyelamatkan dirinya. Bagaimana dengan kita? Beranikah kita mengakui setiap kesalahan kita dengan jujur? Ingat, Tuhan berjanji bahwa, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan,”(I Yohanes 1:9). Beranikah kita berkata jujur? Jikalau Yunus bisa, maka kita juga pasti bisa.

Praktek
Evaluasi diri Anda setelah membaca renungan ini: Sudahkah Anda berani berkata jujur? Buatlah komitmen mempraktekkan apa yang Anda dapatkan dari firman Tuhan hari ini.

2012-10-25T04:28:40+00:00