//12/05/2022 – Kekuatan Kesatuan

12/05/2022 – Kekuatan Kesatuan

Kamis, 12/5/2022

Bacaan harian setahun: 2 Tawarikh 27-29; Lukas 9-10

Kekuatan Kesatuan

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Efesus 2:11-22

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Apa yang dilakukan Yesus untuk menjadikan Gereja kuat?
  2. Siapakah kita di dalam Allah?
  3. Apa hasilnya jika Gereja bersatu?

 

Renungan:

Untuk mengalami kuasa Tuhan, Gereja harus bersatu. Gereja sebenarnya mampu bersatu, karena kuasa kesatuan itu telah diberikan oleh Tuhan lewat kematian Yesus di kayu salib, “Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu ‘jauh’, sudah menjadi ‘dekat’ oleh darah Kristus.” Dengan adanya kematian Yesus, kedua pihak menjadi satu dan tembok pemisah telah dirubuhkan. “Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Dia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib.” Yesus membuat pihak-pihak yang berbeda dan berselisih bersatu di dalam satu Roh untuk sama-sama memperoleh jalan masuk kepada Bapa. Kita semua pun menjadi orang kudus dan anggota keluarga Allah, yang dibangun menjadi tempat kediaman Allah. “Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.” Untuk menjadi Bait Allah, semua orang Kristen harus bersatu, agar kuasa Tuhan yang dahsyat bekerja dan semua musuh takluk. Itulah kekuatan kesatuan yang tersedia bagi Gereja.

2022-04-27T08:15:53+07:00