///12 TIPS AGAR PELANGGAN ANDA BALIK KEMBALI

12 TIPS AGAR PELANGGAN ANDA BALIK KEMBALI

1. Kenali kebutuhan pelanggan
Apa yang sebenarnya diinginkan para pelanggan Anda? Peningkatan kualitas produk, infrastruktur ruangan yang harus ditambah, pelayanan yang lebih baik, atau yang lainnya? Untuk mengumpulkan informasi tersebut, Anda dapat menanyakannya secara langsung dalam suasana yang santai (agar pelanggan tidak merasa seperti sedang diinterogasi), mendengarkan “curhat” pelanggan mengenai kualitas yang mereka inginkan dari bisnis Anda, atau keep in touch melalui telepon, e-mail, PIN Blackberry, dan sebagainya. Jangan pernah memotong pembicaraan saat mereka tengah bercerita, karena hal ini tentu akan membuat mereka merasa tidak dihormati dan tidak sungguh-sungguh didengarkan.

2. Berikan bonus pada pelanggan
Umumnya, pelanggan akan merasa senang jika menerima bonus. Apalgi, “Indonesian customers”. Anda harus senantiasa berpikir dan mengembangkan sistem bonus kepada pelanggan secara kreatif. Misalnya, 10 kali belanja, dapat 1 bonus “panci cantik” (pikirkan barang/jasa yang menarik dan bermanfaat bagi pelanggan Anda, agar mereka menginginkan bonus tersebut). Gunakan sistem yang membuat pelanggan mengejar bonus yang ada, sehingga mereka akan kembali dan kembali lagi. Misalnya, jika pelanggan berhasil mengumpulkan 10 kupon (yang didapat jika ia berbelanja sebesar minimal tertentu), ia akan mendapatkan sebuah bonus. Hal ini akan mendatangkan pelanggan setia, karena pelanggan akan mengunpulkan kupon untuk mendapatkan bonusnya.

 

3. Berikan garansi
Setiap pelanggan pasti mengingini jaminan/kepastian, karena itu, mereka biasanya mencari barang atau jasa yang mempunyai garansi. Garansi adalah jaminan bahwa barang atau jasa Anda memiliki kualitas yang bagus. Berikan garansi untuk barang dan jasa yang Anda jual dengan jangka waktu tertentu yang wajar sesuai bentuk/sifat dari barang/jasa itu. Jika barang dan jasa Anda mempunyai kualitas yang baik mengapa takut memberi garansi? Apalagi, garansi akan membuat pelanggan semakin loyal kepada bisnis Anda.

4. Lakukan pembulatan harga ke bawah
Pembulatan ke bawah berarti mengurangi harga yang harus dibayar oleh pelanggan Anda menuju satuan harga genap yang terdekat. Sebagai contoh, harga produk Anda adalah Rp. 22.475, maka Anda bisa menggenapkannya ke bawah menjadi Rp. 22.400, atau mungkin dibulatkan hingga menjadi Rp. 22.000 saja. Lalu pastikan pelanggan tahu bahwa harga yang mereka harus bayarkan telah dibulatkan ke bawah, misalnya dengan mencantumkannya di bon. Secara psikologis, hal ini membuat pelanggan merasa telah melakukan sebuah transaksi yang menguntungkan. Dan secara otomotis pelanggan akan ingat pada toko atau bisnis Anda, sehingga mereka akan kembali.

5. Perhatikan hal-hal kecil
Semua pelanggan suka diperhatikan, apalagi jika mereka menerima perhatian yang bersifat personal dan berarti. Berikut ini adalah beberapa contoh perhatian kecil untuk pelanggan Anda:
* Catat nama dan tanggal ulang tahun pelanggan. Saat ia berulang tahun, berikan ucapan selamat ulang tahun melalui email, sms atau kartu ucapan.
* Berikan hadiah-hadiah kecil kepada anak-anak pelanggan, misalnya 1 permen ekstra atau 1 buah balon.
* Sediakan beberapa kursi untuk pelanggan yang usia lanjut supaya mereka tidak perlu berdiri lama.
* Sediakan beberapa toilet yang bersih.
* Ketika Anda melihat toilet dengan antrian yang panjang, Anda bisa menawarkan toilet pribadi Anda di belakang .

6. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh kalangan umum
Jangan gunakan berbagai istilah bisnis yang tidak dipahami oleh kalangan umum, seperti “Anda mau pakai COD atau installment?”;  “Anda mau tipe X710 atau model Chungcing 107”? Bahasa “dewa” seperti ini belum tentu dipahami oleh pelanggan Anda. Karena itu, sederhanakan bahasa Anda dalam proses komunikasi dengan pelanggan. Mereka tidak peduli dengan istilah internal perusahaan Anda, apalagi jika hanya Anda dan tim Anda yang mengerti. Mereka hanya ingin memahami produk yang mereka beli, lalu menikmatinya.

7. Bangun komunikasi secara teratur dengan pelanggan Anda
Secara teratur, jaga hubungan dan komunikasi dengan berbagai media seperti email, “BBM”, “SMS” atau bahkan melalui telepon langsung untuk menanyakan kabar dia. Pastikan juga Anda secara rutin memberikan suatu manfaat kepada mereka, tanpa harus terkait dengan usaha-usaha Anda untuk mempromosikan bisnis Anda. Misalnya, Anda dapat mengirimkan berbagai artikel yang bermanfaat untuk bisnis pelanggan Anda, setiap bulan. Ini akan membuat pelanggan merasa diperhatikan secara tulus, karena Anda tidak hanya menghubungi mereka untuk mendapatkan keuntungan atau promosi saja.

8. Biarkan pelanggan mengetahui info bisnis Anda
Jika ingin dicintai pelanggan, maka Anda harus memperkenalkan diri serta memperkenalkan bisnis yang dijalani.Biarkan pelanggan mengetahui informasi secara lengkap mengenai bisnis Anda. Pastikan pelanggan memiliki akses untuk informasi ini, misalnya dengan melatih seluruh staf Anda menjawab berbagai hal mengenai barang atau jasa yang dijual, membangun suatu situs Internet, dll.

9. Berikan diskon
Memberikan potongan harga di awal merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian para pelanggan. Namun, seringkali setelah tak ada potongan harga lagi, pelanggan pun ikut lenyap. Agar tak terjadi seperti itu, Anda disarankan untuk tetap memanjakan pelanggan dengan memberikan diskon. Misalnya, dengan membuat kartu diskon untuk pelanggan setia (dengan program membership). Jadi, pelanggan tertarik untuk menjadi “pelanggan setia” itu, demi program diskon yang hanya diberikan kepada member itu.

10. Dengarkan dan tindak lanjuti keluhan pelanggan
Setiap keluhan pelanggan harus didengarkan, ditampung/dicatat dan ditindak lanjuti. Ini untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Selain itu, bagi bisnis Anda sendiri, bagaimanapun keluhan/kritik/saran pelanggan adalah masukan yang berguna untuk perbaikan kualitas bisnis Anda. Jangan mudah tersinggung pada apa yang dikatakan pelanggan. Siapkan satu buku catatan yang mencatat seluruh keluhan dan kekesalan pelanggan Anda, bahas catatan keluhan tersebut dengan seluruh staf Anda, pastikan setiap keluhan ditindak lanjuti, dan perbaiki segera bisnis Anda berdasarkan masukan tersebut.

11. Berani tampil beda
Mungkin saja pesaing Anda, atau bahkan mayoritas bisnis serupa, menawarkan produk atau layanan tertentu. Namun jangan sekedar ikut-ikutan, Anda perlu menciptakan sesuatu yang bisa membedakan perusahaan Anda dari mereka. Desain yang simpel, logo yang mudah dikenali, strategi marketing yang inovatif, atau produk dengan beberapa fitur tambahan akan membuat pelanggan mengingat perusahaan dan membuat mereka kembali kepada Anda.

12. Adakan forum kebersamaan untuk pelanggan
Forum kebersamaan bisa disebut apa saja (yang paling sering, disebut dengan “Customer Gathering”). Dengan forum semacam ini, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan:
* Update berbagai informasi terkini tentang bisnis Anda kepada pelanggan
* Mendengar berbagai masukan langsung dari pelanggan tentang produk yang dijual
* Membangun hubungan komunikasi langsung dengan para pelanggan
* Memberikan kegembiraan kepada para pelanggan Anda

Nah, sekali lagi, jika Anda setia menabur kepada para pelanggan Anda, maka suatu saat Anda akan menuai kesetiaan pelanggan pula. Selamat mencoba!
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. (Galatia 6:7)

2014-04-26T05:10:34+07:00