//12/03/17 – Ujian iman dalam pengutusan

12/03/17 – Ujian iman dalam pengutusan

Minggu, 12/03/2017

UJIAN IMAN DALAM PENGUTUSAN

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Markus 4:35-41

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Siapakah yang menyuruh para murid untuk naik perahu dan menyeberang? (ay. 35)

2. Apa yang terjadi ketika Yesus tertidur di buritan perahu dan murid-murid panik? (ay. 37-38)

3. Apa yang Yesus lakukan dan katakan sehingga murid-murid menjadi heran dan takut? (ay. 39-41)

 

PENGAJARAN:

Tidak ada hal yang terjadi di luar kendali Tuhan. Ia membuat segala sesuatu demi tujuanNya yang sempurna tercapai. Pada awalnya, Yesus menyuruh para murid untuk naik perahu dan menyeberang ke seberang. Namun, di tengah danau terjadi angin topan dan ombak besar serta badai yang mengombang-ambingkan perahu mereka. Dalam situasi itu, Yesus “justru” tertidur lelap. Sebenarnya, peristiwa ini merupakan penggenapan nubuatan dalam kitab Mazmur, “Ia berfirman, maka dibangkitkanNya angin badai yang meninggikan gelombang-gelombangnya. Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur karena celaka; mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal. Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkanNya mereka dari kecemasan mereka, dibuatNyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang. Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntunNya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka. Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setiaNya, karena perbuatan-perbuatanNya yang ajaib terhadap anak-anak manusia,”(Mzm. 107:25-31). Yesus melatih para muridNya untuk tetap percaya kepada Dia, (jika perlu) melalui situasi yang berbahaya dan menakutkan. Itulah sebabnya Ia menegur mereka saat mereka berfokus pada rasa takut dan bukannya beriman, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Bagaimana dengan Anda? Apa fokus Anda saat menghadapi situasi yang menakutkan?

2017-02-18T03:34:43+07:00