//12/06/13 – Penjara pun berubah oleh orang yang memiliki antusias

12/06/13 – Penjara pun berubah oleh orang yang memiliki antusias

Rabu, 12/06/2013

PENJARA PUN BERUBAH OLEH ORANG YANG MEMILIKI ANTUSIAS

Bacaan Firman
Bacalah Kisah Para Rasul 16:19-40 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Saat terpenjara, apa yang dilakukan oleh Paulus dan Silas? (ayat 25). 
2. Apa yang terjadi ketika antusiasme Ilahi dalam diri Paulus dan Silas diaktifkan?(ayat 26).

Beberapa orang yang melayani narapidana dalam penjara lewat siraman rohani dari firman Tuhan dan puji-pujian bercerita bahwa kehidupan di dalam penjara adalah kehidupan yang penuh dengan penderitaan, stres dan perasaan tertekan. Meskipun tubuh mereka sehat, tetapi jiwa mereka sangat merana dalam diri mereka. Jika para narapidana merasakan penderitaan seperti itu, bagaimana dengan Paulus dan Silas yang pakaian mereka dikoyakkan dari tubuh, lalu didera, dipukul dan disiksa oleh pembesar-pembesar? Coba bayangkan, setelah Paulus dan Silas berkali-kali didera, lalu mereka dilemparkan ke dalam penjara. Bahkan bukan hanya penjara biasa, tetapi ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Apakah mereka menyerah dengan kondisi yang buruk itu? Tidak. Paulus dan Silas memiliki antusiasme dalam hati mereka, seperti Lukas menulis, “Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka,”(ayat 25). Itulah kekuatan antusiasme yang diaktifkan oleh Roh Kudus. Jadi, ketika mereka menyanyi dan memuji Tuhan, maka Tuhan pun bertindak. Dikatakan, “Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri,”(ayat 26-27). Hasil dari tindakan Tuhan membuat kepala penjara bertanya, “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” Mereka menjawab, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu,”(ayat 31). Itulah dampak dari hati yang tetap antusias untuk melihat kuasa Allah bekerja lewat hidupnya.

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan firman Tuhan hari ini? Apa komitmen Anda untuk dilakukan.

2019-09-24T15:43:52+07:00