//12/09/12 – Setia dalam penderitaan

12/09/12 – Setia dalam penderitaan

Rabu, 12/09/2012

SETIA DALAM PENDERITAAN

Bacaan Firman :
Bacalah Ayub 42:1-17 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan
1. Apa pengakuan Ayub kepada Tuhan?
2. Apa perintah sekaligus janji Tuhan kepada Ayub yang juga berlaku bagi kita?

Ayub adalah salah seorang tokoh yang paling terkenal dalam Alkitab. Ia adalah contoh nyata dari seseorang yang setia menderita. Ia menolak untuk menyalahkan Tuhan. Ketika Tuhan menantang Ayub tentang berbagai keluhan yang diucapkannya, maka ia berkata, “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” Ia mengakui bahwa tidak ada rencana Tuhan yang pernah gagal. Itulah sebabnya, ia setia dalam penderitaan yang dialaminya. Ia pernah berkata, “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas,”(Ayub 23:10). Setelah menyadari keadaan dirinya, maka Ayub menyesal dan mencabut perkataan sia-sia yang diucapkannya. Jadi, ia mendapat pujian dari Tuhan. Sedangkan TUHAN berfirman kepada Elifas, “Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub. Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub,”(ayat 7-8). Luar biasanya adalah TUHAN menerima permintaan Ayub. Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu,”(ayat 10). Itulah buah-buah yang dihasilkan dari kesetiaan yang ditunjukkan oleh Ayub dan Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun untuk melihat anak-anak dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat. Ayub tetap setia dalam penderitaan. Bagaimana dengan Anda?

Praktek
Evaluasilah diri Anda hari ini, apakah Anda masih setia menderita demi nama Tuhan? Tuliskanlah komitmen Anda sesuai dengan renungan Firman hari ini.

2019-09-30T03:04:39+00:00